rentalambulance.life

Banyak penyakit yang semakin menyeramkan dan sulit untuk diatasi, salah satunya TBC yang dapat menimbulkan keprihatinan masyarakat terutama orang tua yang memiliki anak mulai dari bayi hingga balita.

Jelas bahwa masalah tuberkulosis menghantui kesehatan mereka, sehingga pemerintah menjalankan semua program dan bekerja sama dengan otoritas medis serta berbagai kalangan.

Baca Juga: Tuberkulosis (TB) pada Anak

Sobat pasti sudah tidak asing lagi dengan nama vaksin BCG yang diberikan saat masih bayi. Nah, pada artikel kali ini kami akan membahas secara gamblang mulai dari penggunaan hingga penggunaan BCG untuk anak-anak. Apa dan seberapa penting vaksin ini. Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa itu Vaksin BCG?

Vaksin BCG merupakan vaksin yang diberikan kepada anak-anak untuk melindungi tubuh dari penyakit TBC atau yang biasa disebut TBC. Penyakit ini ibarat bayangan, masalahnya tidak pernah diketahui tetapi berbahaya karena menyerang paru-paru sebagai organ utama pernapasan manusia.

Vaksin BCG termasuk dalam vaksin yang mengandung bakteri TBC namun telah dimodifikasi terlebih dahulu, vaksin ini akan membantu tubuh untuk melawan bakteri TBC terutama pada bayi baru lahir sehingga jika tertular maka gejalanya tidak akan parah. Jika BCG dimasukkan, tubuh akan terus membentuk kekebalan yang kuat. Inilah alasan mengapa BCG diberikan sebelum bayi mulai berusia 3 bulan.

Mengenai vaksin BCG

  • Kelompok: vaksin
  • Kategori: obat yang membutuhkan resep
  • Guna: mencegah tuberkulosis
  • Bentuk obat: injeksi
  • Diberikan kepada: anak-anak maupun orang dewasa
  • Peringatan khusus: ibu hamil sekaligus menyusui sebaiknya tidak diberikan vaksin ini, konsultasikan ke dokter kandungan mengenai vaksin BCG, apalagi jika ada penderita TBC di lingkungan sekitar sehingga bisa menginfeksi sekitarnya.

Apakah Berguna untuk Orang Dewasa?

Sebenarnya vaksin BCG dapat diberikan kepada orang dewasa, namun efektivitasnya akan lebih rendah dibandingkan pada bayi sehingga jarang dianjurkan terutama yang belum pernah divaksinasi. Biasanya yang mendapat vaksin BCG setelah dewasa adalah tenaga medis yang pernah kontak dengan pasien TB dan beresiko.

Dosis vaksin BCG

Vaksin hanya akan sia-sia jika tidak digunakan dengan benar, karena BCG memiliki aturan dan dosisnya sendiri. Memang yang mengetahui dosisnya adalah paramedis sehingga sebagai pasien atau pengguna cukup datang ke puskesmas atau rumah sakit. Namun, tidak ada salahnya Anda mengetahuinya untuk menambah pengetahuan Anda tentang betapa pentingnya imunisasi ini.

Baca juga: Suntikan BCG Ditinggal di Kulit Bayi, Amankah?

Pertama perhatikan isi kemasan vaksin BCG, dimana cairannya harus bening dan tidak ada partikelnya minimal dilihat seperti air bersih dan jangan sampai berubah warna. Kemudian botol tidak bocor dan kemasannya masih dalam keadaan baik. Minta botol baru kepada petugas jika terlihat buruk.

Setelah itu perhatikan penyuntikannya, apakah akan menggunakan yang baru atau tidak. Hal ini penting mengingat ada sebagian orang yang menggunakan jarum suntik berbahaya dan tidak dapat dimintai pertanggungjawaban

Tujuan dan Manfaat Vaksin BCG

Demikian informasi yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang tua, apa saja manfaat dan kegunaan dari vaksin BCG selain yang telah dijelaskan pada penjelasan sebelumnya. Vaksin BCG terbukti efektif menstimulasi tubuh untuk membentuk sistem imun anti tuberkulosis, dimana vaksin ini bukan untuk menyembuhkan tetapi memberikan perlindungan.

Anda tidak perlu khawatir kapanpun dan dimanapun penyakit TBC menyerang anak atau teman anda karena sudah dilengkapi dengan kekebalannya sendiri. Beberapa penelitian telah mencatat beberapa keefektifan vaksin BCG, yaitu:

  • Dapat menurunkan risiko tuberkulosis sekitar 50%
  • Dapat mengurangi bentuk parah penderita tuberkulosis seperti tuberkulosis meningitis pada anak-anak minimal 70%, apalagi jika sudah menyerang otak maka akan berbahaya.
  • Memberikan efek perlindungan maksimal selama 10 tahun, setelah itu Anda bisa meminta kembali vaksinnya di rumah sakit.

Efek samping

Biasanya banyak ibu yang khawatir karena setelah diimunisasi anaknya akan mengalami efek samping, terkadang orang tua baru merasa bingung apakah gejala yang muncul itu normal atau malah bermasalah. Sebenarnya bunda bisa berkonsultasi ke dokter anak atau ke situs imunisasi sebelumnya jika ada masalah yang dianggap janggal.

Namun, efek samping yang Anda dapatkan setelah imunisasi biasanya berupa pembengkakan kecil di area kulit yang disuntik. Kemudian bayi akan merasa rewel karena tidak nyaman dan badan mengalami reaksi perih serta demam ringan. Selain itu, bekas suntikan seringkali menimbulkan bekas atau luka yang berbentuk.

Jika luka menimbulkan masalah seperti nanah dan juga bengkak, sebaiknya hubungi dokter terkait untuk konsultasi tentang kondisi anak. Bayi yang bermasalah biasanya lebih sensitif dan lebih tersiksa.

Baca Juga: Pentingnya Vaksinasi BCG untuk Anak

Peristiwa imunisasi pasca BCG antara lain pembesaran kelenjar getah bening di area ketiak selama 2-4 bulan. Namun kasus tersebut sangat jarang terjadi, sehingga jika salah satunya terjadi, segeralah dilarikan ke rumah sakit.

Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Rumah BCG

Segera vaksinasi anak Anda dengan BCG agar jika Anda terinfeksi, gejalanya tidak terlalu parah. Konsultasikan dengan dokter anak Anda untuk pertanyaan tentang BCG. Anak sehat, anak menjadi kuat. Untuk vaksinasi BCG ini bisa anda lakukan di Prosehat yang memiliki layanan vaksinasi rumahan, dan memiliki banyak keuntungan!

  • Produk asli terjamin
  • Ditangani oleh dokter yang berlisensi profesional
  • Ada tanya jawab dengan Maya Health Assistant
  • Proses pembayaran mudah dan bisa dicicil
  • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
  • Dokter akan mendatangi lokasi sesuai dengan janji temu

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Postingan Apa Kegunaan Vaksin BCG? Penjelasan berikut muncul pertama kali di ProSehat.

Leave a Reply