rentalambulance.life

Covid-19 mulai muncul pada November 2019 di Wuhan, China, kemudian mulai menyebar ke negara-negara di dunia termasuk Indonesia. Awalnya penyakit ini dianggap sebagai penyakit sistem pernafasan dan menyerang organ tubuh paling vital yaitu paru-paru. Namun, virus ini diketahui tidak hanya menyerang paru-paru tetapi juga menyerang organ lain. Lalu, organ apa saja yang bisa diserang Covid-19? Ayo sehat kawan yuk simak penjelasannya di bawah ini.

organ yang terkena Covid-19

Baca juga: Orang Asing Dilarang Masuk ke Indonesia Untuk Mencegah Penyebaran Varian Baru Covid-19

Paru-paru

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Covid-19 sangat erat kaitannya dengan paru-paru karena penyakit ini menyerang sistem pernapasan yang ditandai dengan gejala seperti batuk, demam, sesak, bernapas, dan demam. Hasilnya adalah pasien mengalami kerusakan alveolus klasik difus yang disebabkan oleh gangguan pada sel endotel dan alveolus, yang mengakibatkan keluarnya cairan dan sel serta pembentukan membran hialin. Beberapa terapi dapat digunakan untuk mengatasi hal ini seperti pemberian oksigen melalui saluran hidung dengan aliran tinggi dan pemberian ventilasi non-invasif.

Jantung

Efek Covid-19 pada jantung sebagian besar memengaruhi pasien jantung koroner. Ini disebabkan oleh pecahnya plak, trombosis, dan suplai oksigen yang tidak mencukupi. Komplikasi jantung akibat Covid-19 dapat terjadi tanpa komplikasi yang terjadi pada paru-paru. Efek dari komplikasi tersebut berupa peradangan, gagal jantung, dan cedera jantung bisa berlangsung lama meski penderitanya sembuh dari virus.

Produk-produk terkait: Layanan Panggilan ke Rumah Dokter Jantung

Otak

Ternyata Covid-19 juga berdampak sangat buruk bagi otak, organ yang digunakan manusia untuk berpikir. Pada pasien dengan penyakit yang lebih parah, dapat mengakibatkan perubahan kadar oksigen dan karbondioksida di otak. Akibat yang ditimbulkan adalah pusing, sakit kepala, gangguan kesadaran termasuk kebingungan, delirium, dan ketidakmampuan untuk bangun. Efek pada otak akibat Covid-19 adalah mengigau yang dapat menyebabkan gangguan kognitif jangka panjang termasuk defisit memori. Hal lain tentang Covid-19 di otak adalah dapat menyebabkan radang otak, edema, dan kejang. Tak hanya itu, efek ini juga bisa menyebabkan stroke meski pasien tidak memiliki riwayat penyakit ini. Stroke pada pasien Covid-19 terjadi karena hiperkoagulabilitas dan cedera endotel. Efek lainnya adalah pendarahan di otak.

Baca Juga: Apakah Gangguan Delirium Merupakan Gejala Baru Covid-19?

Mata

Tak banyak yang menyangka Covid-19 juga bisa berdampak buruk bagi mata, dan ini terjadi dalam kondisi yang cukup parah. Infeksi dapat ditemukan di permukaan sel mata di kornea, yaitu di dalam kelopak mata dan di bagian putih mata. Hal lain adalah konjungtivis dan lebih sering terjadi pada pasien yang sakit. Covid-19 masuk ke mata melalui sel permukaan mata, dan dapat bertahan selama 3 minggu.

Hidung

Covid-19 dikatakan memiliki dampak negatif pada hidung, dengan melumpuhkan saraf penciuman di organ ini, mengakibatkan hilangnya indra penciuman normal manusia. Gejala ini disebut anosmia, dan terjadi pada banyak pasien Covid-19.

Jantung

Hati merupakan organ vital dalam tubuh, dan ternyata organ tersebut juga bisa terkena Covid-19. Sebanyak 50% pasien Covid-19 benar-benar mengalami peningkatan enzim hati seperti SGOT, SGPT, dan Bilirubin. Banyak faktor yang menyebabkan hati mudah terserang Covid-19, salah satunya adalah penggunaan obat virus di rumah sakit, virus yang menyerang sel hati, dan penggunaan kekebalan yang berlebihan.

Ginjal

Organ lain yang juga terkena Covid-19 dan cukup vital adalah ginjal. Organ tubuh ini disebut-sebut mengalami kerusakan parah akibat terpapar virus Wuhan yang mengakibatkan peningkatan risiko kematian. Virus hadir dalam sel glomerulus, epitel tubular, dan podosit ginjal. Efek yang ditimbulkan adalah cedera ginjal akut. Cedera ini juga bisa terjadi akibat rhabdomyolysis akibat hiperventilasi atau obat-obatan termasuk antivirus seperti remdesivir.

Produk Terkait: Cek Lab Fungsi Ginjal

Saluran pencernaan

Saluran gastrointestinal, terutama usus, dikatakan terpengaruh sebanyak 20% pada pasien Covid-19. Hasilnya kebanyakan diare. Selain diare, efek lainnya antara lain hilangnya nafsu makan, mual, muntah, dan hal lain yang membuat tubuh tidak nyaman. Virus dapat dideteksi dalam kotoran pasien, dan pasien dengan virus dalam kotorannya membutuhkan waktu lebih lama untuk membersihkannya.

Kulit

Organ terakhir yang terkena Covid-19 adalah kulit. Efek yang ditimbulkan adalah jerawat, eksim, psoriasis, dan rosacea. Masalah yang terkait dengan Covid-19 pada kulit dapat dimediasi oleh neurogenik, mikrothrombotik, atau kompleks imun. Efek lain yang dapat ditimbulkan adalah ruam eritematosa yang tidak merata dengan warna kemerahan dan keunguan, gatal-gatal, cacar air, dan campak.

Baca Juga: Perlunya Menggunakan Tabir Surya di Rumah dan Cara Memilihnya

Inilah organ-organ yang terkena Covid-19 yang perlu Anda ketahui, sehingga bisa disimpulkan bahwa Covid-19 bukanlah virus yang bisa dianggap enteng. Pencegahan terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan 3M dan deteksi dini uji Covid-19 di Prosehat. Caranya cukup mudah, Anda bisa mengaksesnya melalui website dan aplikasi lalu pilih Pelayanan kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Untuk informasi lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Pengaruh Covid-19 pada Organ [Internet]. Cureus; 2020 [cited 4 January 2021]. Tersedia dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7470660
  2. Covid-19 dan The Liver [Internet]. NCBI; 2021 [cited 4 January 2021]. Tersedia dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7295524/
  3. [Internet]. 2021 [cited 4 January 2021]. Tersedia dari: https://www.researchgate.net/publication/341553844_The_Effects_of_COVID-19_Pandemic_in_Otolaryngology_Practice_A_Review_of_the_Literature
  4. [Internet]. Ejinme.com. 2021 [cited 4 January 2021]. Tersedia dari: https://www.ejinme.com/article/S0953-6205(20)30228-4/pdf

Postingan Apa Organ Yang Terkena Covid-19? muncul pertama kali di ProSehat.

Leave a Reply