rentalambulance.life

Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Sahabat Sehat, selama hamil tentunya perlu melakukan pemeriksaan berkala ke dokter dan bidan. Salah satu pemeriksaan yang diperlukan adalah tes darah untuk mengetahui adanya penyakit menular yang dapat mempengaruhi janin. Nah Sobat Sehat, yuk simak penjelasan berikut ini terkait perlunya pemeriksaan TORCH saat hamil.

Apa itu TORCH?

TORCH adalah singkatan dari sekelompok penyakit menular, yaitu: Toksoplasmosis, Rubella (campak Jerman), Cytomegalovirus (CMV) dan Herpes simpleks. Mari kita bahas satu per satu.

Toksoplasmosis

Toksoplasmosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit Toksoplasma gondii. Parasit ini dapat ditemukan pada kotoran kucing, serta daging yang kurang matang. Infeksi toksoplasmosis selama kehamilan dapat berdampak pada janin, yaitu gangguan penglihatan dan pendengaran, keterbelakangan mental, dan kejang.

Baca Juga: Tes Kesehatan untuk Wanita

rubella

Rubella, juga dikenal sebagai cacar Jerman, adalah infeksi virus yang menyebabkan bintik-bintik merah pada kulit. Dampak terhadap janin jika ibu terinfeksi cacar jerman adalah keguguran, kematian janin dalam kandungan, kelahiran prematur, gangguan jantung, gangguan penglihatan dan pendengaran, serta pertumbuhan dan perkembangan yang terhambat.

Sitomegalovirus

Cytomegalovirus (CMV) merupakan jenis virus yang tidak menimbulkan gejala pada penderitanya. Infeksi CMV selama kehamilan berisiko menyebabkan gangguan penglihatan dan pendengaran, epilepsi, dan gangguan intelektual pada janin.

Herpes simpleks

Virus herpes simpleks dapat ditularkan dari ibu ke anak saat persalinan pervaginam, namun tidak menutup kemungkinan janin terinfeksi virus herpes simpleks saat masih dalam kandungan. Dampak infeksi virus herpes simpleks pada janin adalah keguguran, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, gangguan saraf, gangguan pernapasan, dan kejang.

Kapan Pemeriksaan TORCH Dilakukan?

Sahabat Sehat, para ahli mengungkapkan bahwa pemeriksaan skrining TORCH dapat dimulai dari kunjungan pertama ke dokter saat hamil. Bisa juga dilakukan jika ibu hamil memiliki keluhan yang mengarah pada infeksi TORCH.

Selain pemeriksaan TORCH, Sahabat Sehat yang sedang hamil juga dapat melakukan pemeriksaan lain seperti HIV, Hepatitis B, pemeriksaan gula darah, dan pemeriksaan kromosom untuk mendeteksi kelainan bawaan janin misalnya. Sindrom Down.

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita

Bagaimana Persiapan Sebelum Menjalani Ujian TORCH?

Sahabat Sehat tidak perlu khawatir karena pemeriksaan TORCH tidak memerlukan persiapan khusus. Sebaiknya istirahat yang cukup dan hindari stres yang berlebihan sebelum menjalani pemeriksaan. Beri tahu dokter Anda jika Anda baru saja minum obat yang sedang dikonsumsi Sahabat Sehat.

Tips Menjaga Kehamilan Selama Pandemi Covid-19

Bagi Sahabat Sehat yang sedang hamil, pandemi Covid-19 dapat berdampak pada kondisi fisik dan psikis. Mungkin sebelumnya Sahabat Sehat bisa leluasa mengunjungi tempat-tempat umum, namun sekarang mereka lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Berikut beberapa tips yang bisa Sahabat Sehat lakukan di rumah:

  • Kontrol kehamilan berkala

Di masa pandemi, Sahabat Sehat dianjurkan untuk tetap melakukan kontrol kehamilan. Lakukan pemeriksaan kehamilan minimal 3 kali yaitu pada usia kehamilan 11-12 minggu, usia kehamilan 20-24 minggu, dan pada trimester ketiga pada usia kehamilan 32 minggu ke atas 36 minggu.

  • Patuhi protokol kesehatan

Jika Sahabat Sehat mengunjungi tempat-tempat umum, seperti rumah sakit, supermarket, dan tempat lain, sebaiknya memakai masker, menjaga jarak, membawa pensanitasi tangan atau cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

  • Makan makanan bergizi seimbang

Sehat Sahabat perlu memenuhi asupan nutrisi karbohidrat, protein, zat besi, asam folat, vitamin, dan kalsium. Konsumsi buah, sayur, lauk pauk dan susu bagi ibu hamil setiap hari untuk memastikan asupan nutrisi tetap terjaga dengan baik.

  • Olahraga

Selama di rumah, Sahabat Sehat bisa mencoba melakukan olahraga ringan, seperti yoga atau senam ibu hamil dengan bantuan instruktur online atau menonton tayangan olahraga melalui aplikasi di ponselnya.

  • Kelola stres dengan baik

Kecemasan yang berlebihan berpotensi menurunkan imunitas dan berdampak negatif pada psikologi ibu hamil. Berkomunikasi dengan pasangan Anda atau membuat buku harian bisa menjadi cara untuk melepaskan kekhawatiran Anda.

  • Istirahat yang cukup

Untuk Sahabat Sehat yang sedang hamil jangan lupa istirahat baik siang maupun malam, apalagi jika mulai merasa lelah.

Baca Juga: Ingin Hamil?

Nah Sobat Sehat, itulah tentang pentingnya pemeriksaan TORCH selama kehamilan dan berbagai tips menjaga kehamilan di masa pandemi Covid-19. Jika Sahabat Sehat tertarik untuk melakukan pemeriksaan TORCH, segera manfaatkan layanan Prosehat. Info lebih lanjut silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

Referensi:

  1. Fatmawati. Pemeriksaan TORCH untuk Ibu Hamil dan Bayi [Internet]. Indonesia : Rumah Sakit Awal Bros; [cited 2021 July 15]. Tersedia dari : http://awalbros.com/others/pereriksaan-torch-pada-ibu-pregnant-dan-babi/
  2. Pusat Medis Universitas Rochester. Panel TORCH [Internet]. Inggris: Pusat Medis Universitas Rochester; [cited 2021 July 15]. Tersedia dari: https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=167&contentid=torch_panel
  3. Ernst H. Layar TORCH [Internet]. AS: Jalur Kesehatan. 2018 [updated 2018 June 19; cited 2021 July 15]. Tersedia dari: https://www.healthline.com/health/torch-screen
  4. CNNIndonesia. Cara Menjaga Kehamilan Selama Pandemi Covid-19 [Internet]. Indonesia: CNN Indonesia. 2020 [updated 2020 Oct 06; cited 2021 July 15]. Tersedia dari : https://www.cnnindonesia.com/gaya-Life/20200928170037-255-551945/cara-menjaga-kehamilan-pada-masa-pandemi-covid-19.

Postingan Apakah Anda Perlu Cek TORCH Selama Kehamilan? muncul pertama kali di ProSehat.

Leave a Reply