rentalambulance.life

Ditulis oleh : Editor Prosehat

Diperiksa oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

sakit kepala setelah vaksinasi Covid-19

Sahabat Sehat, program vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu langkah Pemerintah dalam memutus mata rantai penularan virus Covid-19. Namun, belakangan ini beredar informasi bahwa vaksin Covid-19 berdampak pada siklus menstruasi. Nah teman-teman, yuk simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu Siklus Menstruasi yang Baik?

Siklus menstruasi merupakan kondisi alami pada tubuh wanita yang ditandai dengan keluarnya darah dari vagina karena sel telur di dalam rahim tidak dibuahi oleh sel sperma. Hormon yang berperan dalam siklus menstruasi diproduksi oleh kelenjar pituitari di otak. Idealnya siklus menstruasi berada pada kisaran 21-35 hari, dengan rata-rata sekitar 28 hari. Sahabat Sehat perlu waspada jika mengalami gangguan menstruasi, seperti berikut ini:

  • Tidak haid lebih dari 3 kali berturut-turut
  • Siklus menstruasi terjadi kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari
  • Darah haid yang keluar tidak seperti biasanya, lebih banyak atau hanya sedikit
  • Menstruasi berlangsung lebih dari 7 hari
  • Sakit, kram perut, mual, dan muntah saat menstruasi

Baca Juga : Ciri-ciri Wanita Sehat

Apa Dampak Vaksinasi Covid-19 terhadap Siklus Menstruasi?

Beberapa ahli menyimpulkan bahwa vaksin berdampak pada siklus menstruasi sehingga beberapa wanita dapat mengalami perubahan siklus menstruasi namun hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan dampak vaksin Covid-19 terhadap siklus menstruasi. Selain itu, dalam uji klinis berbagai jenis vaksin Covid-19, hingga saat ini belum ada bukti yang menyebutkan efek samping seperti pendarahan atau perubahan siklus menstruasi.

Baca Juga: Mitos atau Fakta Manfaat Minum Soda untuk Terlambat Haid

Bisakah Vaksin Covid-19 Disuntikkan Saat Haid?

Sahabat Sehat, haid tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak melakukan vaksinasi terhadap Covid-19. Hanya orang dengan riwayat reaksi alergi parah terhadap vaksin dan mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta yang wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum disuntik dengan vaksin Covid-19. Berikut beberapa kriteria penerima vaksin Covid-19, yaitu:

  • Tidak sedang menderita Covid-19 atau telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 selama 3 bulan terakhir.
  • Suhu tubuh normal dan di bawah 37,5 °C.
  • Tekanan darah di bawah 180/110 mmHg.
  • Tidak hamil, tetapi ibu menyusui tetap diperbolehkan menerima vaksin Covid-19.
  • Tidak mengalami gejala ISPA seperti batuk atau pilek dalam 7 hari terakhir.
  • Tidak ada riwayat alergi vaksin.
  • Bagi penderita penyakit kronis, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, vaksin dapat diberikan jika kondisinya stabil dan dalam pengawasan dokter.
  • Untuk Odha, vaksin dapat diberikan jika hasil pemeriksaan CD4 lebih dari 200 sel per milimeter kubik darah.
  • Bagi penderita penyakit paru-paru seperti PPOK dan asma dapat diberikan vaksin jika kondisinya sudah terkontrol.
  • Pasien TB dapat divaksinasi setelah minum obat antituberkulosis secara teratur minimal 2 minggu.

Layanan Terkait : Vaksinasi HPV

Apa Efek Samping Vaksin Covid-19?

Beberapa orang yang telah menerima vaksin Covid-19 diketahui mengalami efek samping ringan hingga sedang. Namun, tidak semua orang yang menerima vaksin akan mengalami efek samping. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang biasa dialami setelah menerima vaksinasi Covid-19, yaitu:

  • Nyeri, kemerahan, dan bengkak di tempat suntikan
  • Kelelahan
  • Sakit otot
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Mual

Untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan di tempat suntikan, Sahabat Sehat dianjurkan untuk mengompres menggunakan air hangat. Jika perlu, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti Parasetamol.

Namun, jika keluhan tidak mereda setelah 24 jam atau timbul keluhan lain seperti sakit kepala parah atau kulit kemerahan yang terasa gatal, maka sebaiknya jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.

Nah Sobat Sehat, itulah fakta mengenai dampak vaksinasi Covid-19 terhadap siklus menstruasi. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Obrolan Dokter Prosehat 24 Jam. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

Referensi:

  1. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. Apa yang Diharapkan setelah Mendapatkan Vaksin COVID-19 [Internet]. AS: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. 2021 [updated 2021 June 24; cited 2021 July 12]. Tersedia dari: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/vaccines/expect/after.html
  2. Klinik Mayo. 2021. Siklus menstruasi: Apa yang normal, apa yang tidak [Internet]. AS: Klinik Mayo. 2021 [updated 2021 April 29; cited 2021 July 12]. Tersedia dari: https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/womens-health/in-depth/menstrual-cycle/art-20047186
  3. Pratiei R. Bagaimana Pengaruh Vaksin Covid-19 terhadap Siklus Menstruasi? [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 June 21; cited 2021 July 12]. Tersedia dari: https://lifestyle.kompas.com/read/2021/06/21/162523920/cara-baik-vaksin-covid-19-pada-siklus-menstruasi?page=all
  4. Moreira J. Bisakah Anda Mendapatkan Vaksin COVID-19 Saat Haid? [Internet]. AS: Kesehatan Sangat Baik. 2021 2021 [updated 2021 April 09; cited 2021 July 12]. Tersedia dari: https://www.verywellhealth.com/menstrual-periods-covid-19-vaccine-5120993

Postingan Apakah Vaksin Covid-19 Benar-Benar Berdampak Terhadap Siklus Menstruasi? muncul pertama kali di ProSehat.

Leave a Reply