sewa ambulance

Uncategorized

Apakah anak Anda sudah terlindungi dari bahaya HPV?

Kelompok remaja cukup rentan terhadap penyakit infeksi yang sebenarnya dapat dicegah dengan vaksinasi. Mengapa demikian? Karena dengan bertambahnya usia maka efek perlindungan imunisasi akan semakin berkurang, sehingga perlu diberikan vaksinasi ulang atau vaksinasi tambahan untuk memperkuat daya tahan tubuh.

Baca Juga: Ini Daftar Biaya Imunisasi Anak di Jakarta Saat Corona

Salah satu imunisasi yang dianjurkan bagi remaja adalah imunisasi HPV. Imunisasi HPV berguna untuk mencegah infeksi human papilloma virus (HPV). Infeksi HPV adalah infeksi yang menular. Penularannya terutama melalui kontak atau kontak seksual. Virus HPV dapat menyerang pria dan wanita. Virus ini memiliki banyak tipe, HPV tipe 6 dan 11 diketahui menyebabkan 90% kasus kutil kelamin. Selain itu, HPV tipe 16 dan 18 diketahui menjadi penyebab 70% kasus kanker serviks / kanker serviks pada wanita. Di dunia, kanker serviks merupakan penyebab kematian nomor dua pada wanita setelah kanker payudara.

Produk Terkait: Rumah Layanan Vaksinasi HPV

Virus HPV selain menyebabkan kanker serviks, juga bisa menyebabkan infeksi pada vagina dan penis. Sedangkan di area non genital, kanker akibat virus HPV juga bisa terjadi di mulut dan saluran udara bagian atas.

Sebagai perlindungan utama, ajak anak remaja Anda untuk mendapatkan vaksinasi HPV. Dengan vaksin ini, tubuh akan membangun ketahanan terhadap virus sehingga anak Anda akan terhindar dari bahaya infeksi virus HPV dan mencegah kanker serviks di kemudian hari.

Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

Ada dua jenis vaksin yang beredar di pasaran yaitu vaksin bivalen (pencegah infeksi HPV-16 dan HPV-18 yang merupakan penyebab umum kanker serviks) dan quadrivalent (pencegah infeksi akibat HPV-16, HPV-18 dan juga penangkal infeksi). Infeksi HPV. 6 dan HPV-11 sebagai penyebab kutil kelamin).

Vaksin HPV di Indonesia dianjurkan untuk anak perempuan mulai usia 10 tahun. Mengapa anak usia 10 tahun telah diberikan vaksin HPV? Vaksin HPV harus diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual. Selain itu, semakin dini diberikan, semakin dini si kecil terlindungi dari bahaya kanker serviks.

Pemberian vaksin HPV saat anak-anak hanya membutuhkan 2 dosis untuk usia 10-13 tahun. Sedangkan untuk usia 16-18 tahun atau remaja akhir, vaksin membutuhkan 3 dosis.

Baca Juga: Mengapa Vaksin HPV Juga Dibutuhkan untuk Anak Perempuan

Sekarang sobat bisa mendapatkan layanan vaksinasi di rumah! Layanan dari Prosehat ini memiliki beberapa keunggulan yaitu:

  • Produk asli terjamin
  • Diobati oleh dokter yang berlisensi profesional
  • Ada tanya jawab dengan Maya Health Assistant
  • Proses pembayaran mudah dan bisa dicicil
  • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
  • Dokter akan mendatangi lokasi sesuai dengan janji temu

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Rayhani Fadhila S. Tinjauan Umum Vaksin HPV [Internet]. IDAI. 2017 [cited 12 February 2018]. Tersedia dari: idai.or.id
  2. HPV | Siapa yang Harus Mendapatkan Vaksin | Human Papillomavirus | CDC [Internet]. Cdc.gov. 2016 [cited 12 February 2018]. Tersedia dari: cdc.gov

Postingan Apakah Anak Anda Telah Terlindungi Dari Bahaya HPV? muncul pertama kali di ProSehat.

Vaksinasi Influenza untuk Keluarga Siap Liburan

Jika Anda berencana membawa seluruh keluarga untuk menghabiskan liburan akhir tahun di luar negeri atau destinasi yang membutuhkan perjalanan berhari-hari, ingatlah ketahanan setiap anggota keluarga. Dengan perjalanan perjalanan hari atau penerbangan jarak jauh, sistem kekebalan Anda dan keluarga Anda benar-benar akan diuji. Belum lagi ketika datang ke daerah asing dengan iklim dingin seperti Eropa, tubuh Anda mungkin tidak bisa beradaptasi. Serangan virus influenza bisa datang secara tiba-tiba. Jika Anda berencana berlibur ke negara beriklim dingin, pastikan seluruh keluarga telah divaksinasi influenza. Dan inilah mengapa mendapatkan vaksinasi itu penting …

prosehat vaksinasi

Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu bagi Penderita Penyakit Kronis

Pentingnya Vaksinasi

Imunisasi atau vaksinasi adalah bagian dari pemberian vaksin (virus yang dilemahkan) ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap jenis penyakit tertentu. Ketika Anda berencana untuk pergi berlibur bersama keluarga, akan sangat disayangkan jika salah satu anak Anda atau bahkan Anda sendiri terjangkit influenza. Sebagai antisipasi, sebaiknya dilakukan tindakan preventif agar daya tahan tubuh tetap prima selama liburan. Salah satunya dengan vaksinasi.

Baca juga: Liburan ke Afrika Selatan: Jangan Lupakan Vaksin Demam Kuning

Hindari Penularan Penyakit

Selain mencari informasi mengenai negara tujuan liburan tahun ini, hal lain yang harus dilakukan adalah membekali keluarga Anda dengan vaksinasi. Hal tersebut diamini oleh Dr. dr. Iris Rengganis, Perwakilan Divisi Imunologi Klinik Alergi, Departemen Penyakit Dalam FKUI / RSCM, dimana perlindungan diri sebelum bepergian sangat penting, termasuk vaksinasi untuk orang dewasa sebelum meninggalkan negaranya. Saat berpergian, Anda sekeluarga rentan tertular penyakit karena sebenarnya tidak tahu kapan daya tahan tubuh keluarga Anda akan menurun. Dengan banyaknya penyakit yang ditularkan secara sederhana yaitu melalui batuk, bersin dan berbicara seperti influenza, meningitis dan pneumonia dimana penularannya sangat cepat maka vaksinasi mempunyai peranan yang sangat penting. Selain itu, penularan melalui karier cukup banyak kasusnya. Karir adalah seseorang yang terlihat sehat, namun berpotensi menyebarkan virus karena virus tersebut sudah hinggap di tubuhnya.

klik di sini beli vaksin di prosehat

Beli di sini: Vaksin Flu untuk Anda dan Keluarga Anda

Vaksinasi Influenza

Vaksin influenza tidak hanya diberikan kepada anak-anak. Anda yang sudah dewasa juga membutuhkan vaksin ini. CDC merekomendasikan agar vaksin untuk orang berusia 6 bulan ke atas diberikan setahun sekali. Ini karena virus influenza bersirkulasi terutama di musim dingin, di iklim dingin dan bersalju (biasanya November-April di belahan bumi utara dan April-September di belahan bumi selatan), dan juga bisa terjadi sepanjang tahun di negara-negara dengan iklim tropis. .

Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Tavel Home

Karena virus ini bisa beredar kapan saja sepanjang tahun, maka aturan bagi wisatawan sebelum melakukan perjalanan ke iklim dingin adalah:

  • Wisatawan berusia ≥6 bulan yang tidak divaksinasi selama musim influenza di negara tempat tinggal mereka harus divaksinasi ≥2 minggu sebelum keberangkatan jika tersedia vaksin.
  • Anak usia 6 bulan sampai 8 tahun yang menerima vaksin influenza untuk pertama kali perlu diberikan 2 dosis setiap 4 minggu. 1 dosis untuk anak Anda yang telah divaksinasi sebelumnya.
  • Dibutuhkan waktu 2 minggu setelah diberikan vaksin untuk melindungi anak Anda dari influenza. Karena itu, dapatkan vaksinasi 2 minggu sebelum bepergian ke luar negeri.
  • Ada 2 jenis vaksin influenza untuk anak yaitu semprotan hidung dan suntik. Untuk semprotan hidung bisa diberikan untuk anak usia 2 tahun ke atas. Dan suntikan atau cara umum pemberian vaksinasi ini dapat diberikan kepada anak mulai usia 6 bulan dan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan.
  • Tetap update dengan perkembangan kesehatan di negara tujuan liburan untuk Anda dan keluarga. Dengan mengetahui perkembangannya, Anda dapat terhindar dari segala serangan virus karena Anda dan keluarga sudah divaksinasi sebelumnya.
  • Vaksin influenza seperti trivalent akan melindungi Anda dari ancaman 3 jenis virus influenza, yaitu virus H1N1, H3N2, dan influenza B.
  • Cara kerja vaksin influenza mengembangkan kekebalan dalam tubuh untuk kembali ke kondisi prima. Kekebalan Anda yang telah divaksinasi akan melindungi Anda dan keluarga Anda dari penularan virus dalam vaksin Anda.

Baca Juga: Fakta Influenza dan Infografis Vaksinasi

Dan itulah mengapa mendapatkan vaksinasi itu pentingTerutama saat Anda dan keluarga sedang merencanakan liburan panjang ke luar negeri atau di negara yang beriklim dingin. Lindungi tubuh dan keluarga dengan vaksin dan jangan sakit saat liburan.

Unduh gratis di sini ebook prosehat p3k keluarga

Unduh E-book Gratis, Keluarga Pertolongan Pertama: Tip dan Daftar Periksa untuk Menjaga Daya Tahan saat Berlibur

Sobat Sehat dapat memanfaatkan layanan vaksinasi flu rumahan dari Prosehat yang memiliki banyak keunggulan yaitu:

  • Produk asli terjamin
  • Diobati oleh dokter yang berlisensi profesional
  • Ada tanya jawab dengan Maya Health Assistant
  • Proses pembayaran mudah dan bisa dicicil
  • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
  • Dokter akan mendatangi lokasi sesuai dengan janji temu

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  • Vaksinasi flu
  • Pengertian Vaksin, Flu
  • Rekomendasi Vaksin Untuk Bayi dan Anak
  • Fakta Wisatawan
  • Vaksinasi Flu Yang Harus Dilakukan di Perjalanan
  • Tips Berwisata Sehat Bersama Anak
  • Vaksin Flu Untuk Anak
  • Vaksinasi flu
  • Anak-anak, Flu, dan Vaksin Flu
  • Vaksinasi Perjalanan

Pos Vaksinasi Influenza untuk Keluarga Siap Berlibur muncul pertama kali di ProSehat.

Bagaimana Anda Bisa Rukun dengan Pasangan Anda Selama Pandemi?

Era pandemi Corona memang telah mengubah gaya hidup banyak orang di dunia, termasuk Indonesia. Selain mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak sesuai protokol kesehatan yang direkomendasikan, gaya hidup lain yang banyak berubah adalah bekerja dan sekolah dari rumah. Bagi yang sudah berpasangan tentunya hal ini akan menjadi hal yang menyenangkan dan romantis karena setiap hari akan selalu bersama jika dibandingkan dengan sebelum pandemi yang hanya bertemu pagi dan malam. Namun, tidak demikian karena masa pandemi yang seharusnya menguatkan setiap pasangan justru berujung pada perceraian.

bergaul dengan pasangan

Baca juga: Kehidupan seks tetap membara setelah menikah dan memiliki anak

Hingga Juni dan Juli 2020, ketika penerapan PSBB dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah di Indonesia, khususnya di Jawa, angka perceraian selama pandemi adalah 57.000 kasus. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab tingginya angka perceraian, yaitu:

Wewenang

Yang dimaksud peran di sini adalah hal yang terhenti akibat Covid-19. Sebelum pandem, sang suami bekerja mencari nafkah untuk keluarga. Namun saat Covid-19 melanda, sang suami tiba-tiba di-PHK karena perusahaan tutup atau bangkrut sehingga ia menganggur. Di satu sisi, istri yang melihat peran suami yang tidak bekerja menjadi khawatir karena tidak ada penghasilan sama sekali, sedangkan istri tidak bekerja sama sekali, dan istri juga berperan ganda; tidak hanya sebagai ibu rumah tangga tetapi juga sebagai pendidik anak untuk belajar dari rumah. Kekhawatiran yang berlebihan telah muncul yang akhirnya mengarah pada perceraian ekonomi. Sisi ekonomi ini adalah penyebab utama perceraian selama pandemi.

Angka

Yakni penurunan pendapatan saat terjadi pandemi Corona. Jika sebelum pandemi, pendapatan sama sekali tidak terganggu dan normal, ketika pandemi melanda pendapatan menurun drastis sehingga hal ini justru menimbulkan kekhawatiran tentang pendapatan dan masa depan. Ironisnya, ketika pendapatan menurun, kebutuhan belanja online malah meningkat karena harus tinggal di rumah yang lama kelamaan menimbulkan rasa bosan.

Ancaman atau ancaman.

Intinya, Covid-19 yang sudah mewabah tentu saja menjadi ancaman yang sama sekali tidak terlihat bagi pasangan, sehingga mereka kerap cemas dan waspada. Selain itu, ancaman lainnya adalah ancaman orang ketiga yang juga bisa dianggap sebagai penyebab perceraian. Orang ketiga ini biasanya hanya terungkap selama pandemi ketika salah satu pasangan tiba-tiba menemukan bukti adanya obrolan di perangkat mereka.

Amor atau cinta

Hal ini mengacu pada penurunan hasrat seksual antara suami dan istri selama pandemi akibat kekhawatiran berlebihan tentang masa depan. Alhasil, bisa ditebak kebersamaan dan situasi romantis yang seharusnya ada saat pandemi malah tidak terjadi, dan berujung pada pertengkaran yang sengit. Disarankan jika Anda pernah menghadapi situasi seperti itu, segera konsultasikan dengan psikolog.

Baca Juga: 11 Makanan untuk Mengurangi Keinginan Seksual yang Harus Dihindari

Habituasi atau kebiasaan

Intinya, kebiasaan benar-benar berubah saat pandemi datang. Sebelum pandemi, kebiasaan yang kerap dilakukan seperti keluar rumah setiap akhir pekan saat pandemi tak bisa lagi dilakukan. Begitu juga kebiasaan berolahraga di luar sudah tidak bisa lagi dilakukan. Hal ini tentunya akan membuat Anda mudah tersinggung, bosan, jengkel, dan marah, sehingga timbul perkelahian.

Faktor tersebut sebenarnya bisa dihindari jika Anda melakukan tips berikut ini:

Tips untuk Tetap Bersama Selama Pandemi

Waspadalah terhadap Kemungkinan Terburuk

Intinya adalah sahabat yang sehat harus senantiasa mengendalikan emosinya dan menghadapi masalah dengan pikiran yang jernih. Hal ini agar Anda tidak mengucapkan kata-kata atau berperilaku kasar yang berpotensi memicu pertengkaran, dan tentunya berakibat fatal.

Jadikan WFH Sebagai Acara Liburan

Bekerja dari rumah memang bisa terasa membosankan karena kurangnya interaksi fisik dan mengutamakan interaksi online atau online. Rasa bosan semakin bertambah karena Anda hanya bisa melakukan aktivitas di dalam rumah, dan tentunya membuat Anda uring-uringan yang justru menyebabkan pertengkaran dengan pasangan. Agar hal tersebut bisa dihindari usahakan untuk selalu update aktivitas atau mencoba hal baru setiap hari agar bisa menjadi seperti liburan. Lakukan secara mendalam dengan pasangan Anda hal-hal yang sulit sebelum pandemi.

Luangkan Waktu Sendiri

Saat kebosanan melanda yang berujung pada sifat mudah marah yang memicu pertengkaran, sebaiknya Anda meluangkan waktu sendiri untuk sementara waktu terlebih dahulu untuk memikirkan pekerjaan, hobi, dan masalah lainnya. Setelah selesai, barulah kembali ke pasangan untuk mendapatkan waktu berkualitas bersama.

Sediakan Waktu Intim

Agar bisa tetap rukun dengan pasangan saat terjadi pandemi, sebaiknya Anda juga meluangkan waktu yang sangat intim dengan pasangan dan melakukan sejumlah hal seperti berpegangan tangan atau memeluk pasangan, serta melakukan hubungan seksual agar kualitas hubungan dan hubungan Anda baik. mood Anda ditingkatkan dan dipertahankan. Kontak kulit-ke-kulit melepaskan oksitosin, yang dapat merangsang rasa bahagia dan aman.

Baca Juga: Manfaat Seks Rutin untuk Kesehatan

Tetap Baik

Bersikap baik dengan sering memuji atau mengucapkan terima kasih kepada pasangan karena hal-hal kecil seperti membuatkan Anda secangkir teh bisa membuat hubungan saat pandemi semakin hangat.

Saling Menghormati

Yang perlu diingat adalah saling menghormati saat terjadi pandemi agar tidak ada argumen yang mengarah pada perceraian. Selain saling menghormati, pasangan juga diharapkan saling percaya saat terjadi pandemi sehingga tercipta rasa cinta.

Produk Terkait: Jual Kondom Andalan

Demikianlah tentang penyebab dan tips bergaul dengan pasangan saat terjadi pandemi yang setidaknya bisa membantu bagi Sahabat Sehat yang mengalami banyak kendala karena harus berada di rumah dan bertengkar dengan pasangannya. Tentunya apa yang dilakukan membutuhkan proses agar tidak instan. Supaya lebih paham tentang tips bergaul dengan pasangan saat pandemi, silahkan tonton videonya di bawah ini, dan jangan lupa langganan YouTube Prosehat.

Jika Anda membutuhkan lebih banyak informasi untuk bisa tetap romantis dan bergaul dengan pasangan selama pandemi dan produk kesehatan terkait, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Tips Tetap Bersahabat dengan Pasangan Anda selama Karantina Rumah | Gaya Hidup – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2020 [cited 8 October 2020]. Tersedia dari: https://lifestyle.bisnis.com/read/20200419/54/1229261/tips-tetap-akur-dengan-pasangan-saat-karantina-di-rumah-
  2. Tips Menjaga Hubungan Harmonis Pasangan Selama WFH – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 8 October 2020]. Tersedia dari: https://tirto.id/tips-menjaga-hubungan-pasangan-tetap-harmonis-saat-wfh-ePKq
  3. Penyebab tingginya angka perceraian di Indonesia saat wabah Covid-19 [Internet]. Suara.com. 2020 [cited 8 October 2020]. Tersedia dari: https://www.suara.com/lifestyle/2020/08/31/182022/penyebab-tingginya-angka-perceraian-di-indonesia-saat-pendemi-covid-19
  4. Agar bisa akur dengan pasangan saat #Dirumahaja, ikuti tips berikut ini | Indozone.id [Internet]. indozone.id. 2020 [cited 8 October 2020]. Tersedia dari: https://www.indozone.id/life/Yvsvyz/susaha-tetap-akur-dengan-pasangan-saat-dirumahaja-ikut-tips-berikut/read-all

Posting Bagaimana Anda Bisa Rukun Dengan Pasangan Anda Selama Pandemi? muncul pertama kali di ProSehat.

PSBB Transisi Jilid II di Jakarta, Simak Hal Baru Berikut Ini!

Jakarta kembali ke PSBB Transisi setelah hampir sebulan menggelar PSBB Ketat. Kebijakan ini berlaku mulai 12 Oktober 2020 hingga 25 Oktober 2020. Demikian diputuskan Gubernur DKI Anies Baswedan pada Ahad, 11 Oktober 2020 dari Balaikota DKI. Alasan diperkenalkannya kembali PSBB Transisi adalah perlambatan peningkatan kasus Corona pada saat PSBB ketat, meski penularannya masih berlangsung.

psbb transisi volume II

Baca Juga: PSBB Ketat di Jakarta. Poin yang Perlu Diketahui Teman

Dengan diberlakukannya PSBB Peralihan Jilid II oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berarti ada sedikit kelonggaran dalam PSBB Peralihan Jilid I ini, seperti diperbolehkan makan lagi di restoran atau makan di tempat, kegiatan perkantoran boleh WFO, dan taman rekreasi dibuka kembali. Namun ada beberapa hal baru yang perlu diperhatikan dalam PSBB Transisi Volume II ini, yaitu:

Makan di restoran

Makan dan minum di restoran diperbolehkan kembali sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 101/2020. Namun pada PSBB Transisi ini terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu:

  • Menerapkan protokol pencegahan Covid-19 seperti wajib mengisi buku tamu untuk memudahkan pelacakan atau pelacakan
  • Membatasi jumlah pengunjung maksimal 50% dari kapasitas yang disediakan
  • Mewajibkan pengunjung memakai masker kecuali saat makan dan minum
  • Terapkan pemeriksaan suhu tubuh
  • Jarak minimal meja dan kursi adalah 1,5 meter, kecuali 1 domisili
  • Pengunjung dilarang bergerak atau lewat (lantai)
  • Peralatan makanan dan minuman disterilkan secara teratur
  • Musik live diperbolehkan, tentu saja, dengan izin, tetapi pengunjung harus berada di kejauhan, tidak berdiri, di lantai, dan tidak menimbulkan keramaian
  • Pelayan memakai topeng, pelindung wajah dan sarung tangan
  • Waktu makan mulai pukul 6 pagi hingga 9 malam
  • Take away / delivery order: 24 jam

Kantor mungkin WFO

Kantor di sektor non esensial diperbolehkan beroperasi kembali dengan kapasitas maksimal 50%. Selain itu, ada beberapa tambahan yang harus dipatuhi yaitu:

  • Membuat sistem pendataan pengunjung di perusahaan yang terdiri dari nama pengunjung, NIK, nomor HP, waktu berkunjung / bekerja. Sistem pengumpulan data bisa manual atau digital
  • Menyerahkan data pengunjung tertulis ke Pemprov DKI melalui Disnakertrans sebagai investigasi epidemiologi
  • Lakukan jam kerja dan shift kerja minimal 3 jam

Bisa menikah di kamar

Menikah di dalam ruangan atau dalam diperbolehkan lagi selama Transisi PSBB Volume II. Namun jumlah pengunjung dibatasi maksimal 25% dari kapasitas normal. Jarak tempat duduk diatur minimal 1,5 meter, dan dilarang lewat atau berganti kursi. Aturan lainnya adalah bahwa peralatan makan dan minum harus disterilkan. Hal yang perlu diperhatikan adalah tidak boleh ada prasmanan. Pramugari harus memakai topeng. pelindung wajah, dan sarung tangan.

Baca juga: Apa plus minusnya menggunakan pelindung wajah?

Bisa nonton di bioskop

Yang menarik dari PSSB Transisi kali ini adalah bioskop bisa dibuka setelah 7 bulan berhenti beroperasi. Meski begitu, dalam pembukaan bioskop harus memperhatikan hal-hal berikut:

  • kapasitas maksimum 25%
  • jarak antar kursi adalah 1,5 meter
  • Pengunjung tidak boleh lewat
  • petugas diharuskan memakai pelindung wajah, masker dan sarung tangan

Baca Juga: Cara Mendapatkan Kekebalan Secara Alami Tanpa Pergi Ke Bioskop

GOR dan RPTRA-RTH dibuka kembali

GOR dibuka kembali tapi tanpa penonton. Kalaupun dibolehkan, kapasitasnya hanya 50%. Pengunjung wajib mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah olahraga. Jam operasional GOR adalah dari jam 6 pagi sampai jam 9 malam. RPTRA dan RTH untuk anak usia 9 tahun dan 60 tahun ke atas dilarang masuk.

Pusat kebugaran dan salon dibuka kembali

Pusat kebugaran dapat dibuka kembali dengan batas pengunjung maksimum 25% dari kapasitas. Pertahankan jarak minimal 2 meter. Latihan kelompok di ruang tertutup juga dilarang tetapi diperbolehkan di luar ruangan. Jam operasional dari jam 6 pagi sampai 9 malam. Sedangkan untuk salon kapasitas maksimal 50%, jarak tempuh 1,5 meter, dan jam operasional 9.00-21.00.

Baca Juga: Ayo Ke Gym!

Tidak ada ganjil-genap

Pada Transisi PSBB Volume II, aturan genap ganjil ditiadakan sama sekali sehingga aturan mengemudi sama seperti pada periode PSBB Ketat.

Itulah beberapa hal baru yang ada pada masa Transisi PSBB Volume II di Jakarta. Hal baru lainnya, tempat ibadah bisa dibuka dengan syarat harus mendata kedatangan pengunjung. Sedangkan untuk yang lainnya seperti pasar dan mall, tempat rekreasi, dan sekolah tidak berubah sama sekali, sama seperti pada PSBB Transisi Volume I dan PSBB Ketat.

Untuk Sahabat Sehat tetap laksanakan protokol kesehatan selama Transisi PSBB Volume II agar tidak terkena virus Corona. Usahakan untuk menjauh dari keramaian, dan bila perlu tinggal di rumah saja agar aman, dan jangan lupa lakukan swab PCR dan rapid test di Prosehat. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. detikcom T. DKI Jakarta Kembali ke Transisi PSBB! [Internet]. Detik News. 2020 [cited 12 October 2020]. Tersedia dari: https://news.detik.com/berita/d-5208934/dki-jakarta-k Kembali-ke-psbb-transisi
  2. Media K. Mulai hari ini, berikut sederet aturan PSBB transisi di Jakarta. Halaman semua – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 12 October 2020]. Tersedia dari: https://www.kompas.com/tren/read/2020/10/12/060300065/dimulai-hari-ini-berikut-sederet-aturan-saat-psbb-transisi-di-jakarta?page=all
  3. Jannah S. Menyelesaikan Aturan PSBB Transisi di Jakarta Berlaku per 12 Oktober – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 12 October 2020]. Tersedia dari: https://tirto.id/aturan-lektronik-psbb-transisi-di-jakarta-diterasikan-per-12-oktober-f5Qj
  4. Pengunjung Restoran Wajib Mengisi Buku Tamu PSBB Transisi DKI Jakarta – Tribunnews.com [Internet]. Tribunnews.com. 2020 [cited 12 October 2020]. Tersedia dari: https://www.tribunnews.com/metropolitan/2020/10/11/pengunjung-r Restoran-wajib-isi-buku-tamu-saat-psbb-berpindah-pindah-dki-jakarta

Postingan Peralihan PSBB Jilid II di Jakarta, Simak Hal Baru Berikut Ini! muncul pertama kali di ProSehat.

Apakah HPV dan Kanker Serviks Berhubungan?

Banyak yang mengatakan penularan HPV bisa melalui kontak dengan toilet duduk atau toilet umum. Namun ternyata hal tersebut kurang tepat, karena penyebaran virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual atau kulit ke kulit.

HPV dan kanker serviks

Baca Juga: 5 Gejala Kanker Serviks Yang Perlu Anda Ketahui

Apakah penyebaran HPV hanya mempengaruhi area genital? HPV adalah singkatan dari Human Papilloma. Virus ini tidak hanya menyerang area genital tetapi memiliki banyak tipe yaitu sekitar 120 tipe. Sebanyak 30% berhubungan dengan area genital dan anus, sedangkan 70% berhubungan dengan area selain area anus dan genital.

Secara garis besar terbagi menjadi beberapa area seperti:

1. Infeksi pada daerah anogenital dan mukosa

2. Infeksi di area kulit non anogenital yang menyerang kulit tangan hingga kaki yang sering disebut kutil / veruca vulgaris. Namun tidak menyebabkan keganasan dan penyebarannya terjadi karena adanya riwayat kontak dan penurunan sistem imun.

3. Epidermodysplasia verruciformis (EV) berhubungan dengan kelainan genetik. Pada daerah anogenital (anus dan genital) terdapat virus HPV tipe 6 dan juga 11 virus yang disebut dengan condyloma acuminata atau kutil kelamin yang memiliki risiko rendah berpotensi menyebabkan kanker. Sementara itu, virus tifus 16 dan 18 berpotensi tinggi 70% menjadi penyebab kanker serviks dan penyebaran HPV terjadi melalui hubungan seksual atau kontak dengan kulit yang terinfeksi HPV. Area anal dan oral dapat terjadi dengan prevalensi sebagai berikut:
– Kanker Anal hingga 90%
– Kanker Vulva sebanyak 40%
– Kanker orofaring 12%
– Kanker Mulut sebesar 3%

Baca Juga: 10 Makanan Pencegahan Kanker Serviks yang Perlu Anda Coba

Infeksi HPV lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria, sebesar 22-35% pada wanita. Dalam sebuah penelitian di Amerika, kerentanan usia memiliki kejadian tertinggi pada wanita usia 20-24 tahun dengan mengambil sampel wanita usia 14-59 tahun. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Gilison menemukan adanya kanker di daerah tersebut oropharyngeal disebabkan oleh HPV tipe 16 yang sama pada kanker serviks. Namun hal ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita, sebanyak 10,1% pada pria dan 3,6% pada wanita.

Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Membutuhkan Ini

Ini akan meningkat jika pencegahan dan pemeriksaan tidak dilakukan sejak dini. Dengan tidak berganti pasangan dan memberikan vaksin HPV. Vaksin yang dapat mencegah penularan virus dan virus akan dicegah masuk ke dalam tubuh. Maka dengan adanya vaksinasi HPV maka resiko terkena kanker serviks akan berkurang dan anda bisa mendapatkan layanan vaksin HPV dirumah di Prosehat yang mempunyai kelebihan yaitu:

  • Produk asli terjamin
  • Diobati oleh dokter yang berlisensi profesional
  • Ada tanya jawab dengan Maya Health Assistant
  • Proses pembayaran mudah dan bisa dicicil
  • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
  • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai dengan janji temu

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Posting Apakah Terkait HPV dan Kanker Serviks? muncul pertama kali di ProSehat.

Peradangan pada Pita Suara, dari Penyebab hingga Pengobatan

Sobat Sehat, pernahkah Anda merasakan suara Anda tiba-tiba habis saat ingin bicara? Kemungkinan besar Anda mengalami peradangan pada pita suara atau dalam istilah medis disebut radang tenggorokan. Gangguan ini sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan biasanya terjadi pada orang-orang yang profesinya membutuhkan banyak bicara, seperti guru dan dosen, serta penyanyi. Namun tidak menutup kemungkinan penyakit ini juga bisa menyerang orang-orang diluar profesi, baik dewasa maupun anak-anak.1

radang pita suara, infeksi pita suara, gangguan pita suara

Baca Juga: Langganan Batuk dan Pilek? Berikut 9 Cara Tepat Mencegahnya

Apa itu peradangan pita suara?

Radang pita suara adalah peradangan yang terjadi di pita suara atau laring, yang terletak di tenggorokan. Laringitis bisa terjadi karena penggunaan suara yang berlebihan sehingga tenggorokan menjadi iritasi. Biasanya, pita suara akan membuka dan menutup dengan mulus, membentuk suara karena gerakan dan getaran pita suara. Namun, bila terjadi pembengkakan akibat peradangan, suara akan terdistorsi saat udara melewati pita suara. Dari sini suara tersebut kemudian bisa terdengar parau bahkan menghilang.2

Radang pita suara sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu:1

  • Radang tenggorokan akut, yaitu peradangan yang berlangsung selama beberapa hari.
  • Radang tenggorokan kronis, yaitu peradangan yang bisa berlangsung lebih dari 3 minggu.

Apa yang menyebabkan?

Secara umum, radang tenggorokan terjadi karena infeksi, yang dapat disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, atau parasit tertentu. Namun, penyebab radang tenggorokan akut dan kronis berbeda.2

Penyebab radang tenggorokan akut

Penyebab radang tenggorokan akut meliputi:2

  • Adanya peregangan vokal disebabkan oleh penggunaan suara yang berlebihan, seperti nyanyian dan teriakan.
  • Infeksi oleh virus, bakteri, misalnya difteri, atau jamur.

Penyebab radang tenggorokan kronis

Sedangkan radang tenggorokan kronis dapat disebabkan oleh:2

  • Iritasi udara karena menghirup asap kimia dan asap
  • Refluks asam lambung atau GERD (penyakit refluks gastroesofagus)
  • Sinusitis kronis
  • Minum alkohol secara berlebihan
  • Kebiasaan merokok
  • Penggunaan suara yang berlebihan, seperti bernyanyi dan berteriak

Namun, ada juga faktor lain yang juga meningkatkan risiko terjadinya radang pita suara, yaitu:2

  • Kanker
  • Infeksi saluran pernafasan, seperti masuk angin, bronkitis dan sinusitis
  • Cedera yang melumpuhkan pita suara, stroke, tumor paru-paru, dan kondisi kesehatan lainnya
  • Perubahan kondisi pita suara karena bertambahnya usia

Lalu bagaimana dengan gejalanya?

Umumnya gejala radang tenggorokan adalah suara serak / serak. Namun, radang tenggorokan juga bisa disertai dengan gejala seperti:1

  • Suara serak / serak
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk kering
  • Kesulitan menelan
  • Sensasi bengkak di area laring
  • Tenggorokan gatal
  • Flu
  • Demam
  • Sulit bernafas
  • Peningkatan produksi air liur di mulut

Selain gejala umum tersebut, terdapat perbedaan radang tenggorokan akut dan kronis. Pada radang tenggorokan akut, gejala yang ditemukan berupa rinofaringitis dan afoni yaitu batuk dengan suara serak hingga tidak bersuara sama sekali. Sedangkan pada radang tenggorokan kronis, selain suara serak / serak, gejalanya bisa ditemukan berupa lendir yang lengket dan kental atau lendir di tenggorokan akibat batuk terus-menerus. Kemungkinan, radang tenggorokan kronis adalah komplikasi dari sinusitis kronis dan bronkitis kronis.1

Baca juga: Jika anak Anda sering batuk dan pilek, coba perhatikan asupannya

Pengobatan Apa Yang Harus Dilakukan?

Ada dua jenis pengobatan yang bisa dilakukan bila Anda mengalami radang pita suara. Yang pertama adalah pengobatan dini atau alami. Perawatan jenis ini bisa Anda lakukan tanpa perlu ke dokter. Beberapa cara yang bisa dilakukan dalam pengobatan dini adalah sebagai berikut:4

Istirahatkan pita suara Anda

Cara pertama dalam pengobatan dini radang pita suara ini cukup mudah, yaitu dengan mengistirahatkan pita suara selama beberapa hari, dengan tidak berteriak atau mengurangi aktivitas yang membutuhkan banyak bicara. Dengan mengistirahatkan pita suara, suara serak atau hilangnya suara bisa pulih.4

Minumlah air secara teratur

Meski air dipandang sebagai sesuatu yang biasa, nyatanya air ini sebenarnya berdampak baik bagi kesehatan. Suara yang hilang akibat radang tenggorokan dapat pulih lebih cepat jika Anda mengonsumsi air secara teratur. Air dapat membantu menjaga tenggorokan Anda tetap terhidrasi, menghilangkan dahak, dan menghilangkan dahak. Tak salah jika air disebut sebagai obat untuk banyak penyakit. Selain air putih, Anda bisa mencoba teh dan sup panas untuk mengatasi suara serak atau rontok.4

Ambil tablet hisap

Lozenge juga direkomendasikan untuk suara yang hilang atau kelelahan karena peradangan. Permen ini mampu melembabkan tenggorokan, meredakan nyeri, dan mengurangi batuk. Untuk hasil terbaik, pilih permen yang mengandung bahan alami, seperti madu atau teh hijau.4

Produk Terkait: Jual Permen Kayu

Minumlah cuka sari apel

Cuka sari apel dipercaya dapat menghilangkan suara serak karena mengandung komponen antimikroba. Campurkan 1-2 sendok makan cuka sari apel mentah dalam segelas air. Minum sebanyak 1-2 kali sehari. Jika ingin rasa yang manis, tambahkan juga satu sendok makan madu.4

Produk Terkait: Jual Cuka Apel Tahesta 300 ml

Konsumsi campuran jahe dan air

Jahe juga bisa menghilangkan suara serak dan mengembalikan suara yang hilang. Jahe juga banyak dikonsumsi untuk membantu meredakan batuk kering dan suara serak. Jahe ini bisa divariasikan dengan teh hingga menjadi teh jahe yang baik untuk kesehatan.4

Produk Terkait: Herbadrink Sari Jahe 22 Gram

Berkumurlah dengan air garam

Anda juga bisa berkumur dengan air garam untuk membantu meredakan radang pita suara. Caranya dengan memasukkan seperempat atau setengah sendok teh garam ke dalam air hangat. Kemudian, kumur dengan larutan tersebut hingga mengenai bagian belakang tenggorokan. Lakukan sebanyak yang diperlukan.4

Makan bawang putih

Bawang putih mengandung komponen antibakteri yang dipercaya mampu mengatasi suara serak. Untuk mengurangi aroma yang menyengat saat dikonsumsi, campurkan dengan kuah salad atau pasta.4

Selain pengobatan awal secara alami, Anda perlu diberikan penanganan medis jika keluhannya terasa berat dan tidak kunjung membaik. Perawatan medis dapat diberikan setelah Anda melalui pemeriksaan yang direkomendasikan oleh dokter Anda. Pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain:2

Laringoskopi

Dalam pemeriksaan ini, dokter akan menggunakan lampu dan cermin kecil untuk melihat bagian belakang tenggorokan. Selain itu, dokter dapat menggunakan laringoskopi serat optik yang melibatkan tabung fleksibel (endoskop) yang dilengkapi kamera kecil dan kemudian dimasukkan melalui hidung atau mulut untuk melihat bagian belakang tenggorokan. Ini dilakukan untuk melihat pergerakan pita suara saat berbicara.2

Biopsi

Selain laringoskopi, dokter juga dapat melakukan biopsi dengan mengambil sampel jaringan di tenggorokan untuk diperiksa di bawah mikroskop.2

Jika Anda didiagnosis menderita radang tenggorokan, dokter Anda mungkin meresepkan beberapa jenis obat, termasuk:

Antibiotik

Meskipun penyebab radang tenggorokan akut yang paling umum adalah infeksi virus, dokter dapat memberikan antibiotik jika diduga radang tenggorokan Anda disebabkan oleh bakteri.2

Baca Juga: Penyakit Kronis Akibat Buruknya Kesehatan Gigi

Kortikosteroid

Kortikosteroid bersifat anti inflamasi yang dapat mengurangi peradangan pada pita suara. Obat ini mungkin tidak secara rutin diresepkan oleh dokter. Dokter akan memberikan kortikosteroid dengan pertimbangan klinis tertentu.2

Bisakah Laringitis Dicegah?

Tentu saja saya bisa. Di bawah ini beberapa cara yang dapat mencegah radang tenggorokan, yaitu:2, 3, 5

  • Hindari infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA karena radang tenggorokan sebenarnya disebabkan olehnya. Karena itu, hindari kontak dengan orang yang sedang sakit pilek dan sering-seringlah mencuci tangan.
  • Hindari alkohol dan kafein. Kedua jenis minuman tersebut dapat menghilangkan kandungan air dalam tubuh.
  • Hindari makanan seperti gorengan, makanan asam, makanan asin, santan atau makanan berlemak tinggi.
  • Menghirup udara lembab seperti uap dari air panas mendidih.
  • Tenggorokan basah.
  • Hindari dekongestan yang dapat mengeringkan tenggorokan Anda.
  • Jangan merokok dan hindari asap rokok orang lain.
  • Hindari bisikan saat membaca, dan bacalah secara normal karena bisikan akan menekan pita suara.
  • Pertahankan pola makan Anda dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, E, dan C untuk menjaga kesehatan selaput lendir yang melapisi tenggorokan.

Apa Yang Terjadi Jika Laringitis Tidak Diobati?

Jika tidak ditangani dengan baik, radang pita suara bisa menjadi kronis. Peradangan kronis pada pita suara dapat menyebabkan polip yang dapat menyebabkan disfonia dan memerlukan pembedahan.2

Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu bagi Penderita Penyakit Kronis

Nah sobat sehat, demikianlah penjelasan radang pita suara yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, selalu rawat pita suara dengan menghindari tindakan yang dapat menyebabkan radang pita suara dan mulailah mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut tentang radang pita suara dan produk kesehatan terkait, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Laringitis atau radang pita suara: identifikasi penyebab dan gejalanya – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 5 October 2020]. Tersedia dari: https://tirto.id/laringitis-atau-radang-pita-suara-kenali-penyebab-dan-gejalanya-c8ur
  2. Laringitis, peradangan pada laring akibat penggunaan suara yang berlebihan [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 5 October 2020]. Tersedia dari: https://www.liputan6.com/health/read/649679/laringitis-perinflammation-laring-akibat-berlebih-use-suara
  3. 5 Cara Mencegah Laringitis Yang Menyebabkan Pembengkakan Pita Suara [Internet]. Parenting.orami.co.id. 2020 [cited 5 October 2020]. Tersedia dari: https://parenting.orami.co.id/magazine/cara-m Preventing-laryngitis /
  4. Media K. 9 Cara Efektif Menghilangkan Suara Serak Tanpa Obat Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 5 October 2020]. Tersedia dari: https://health.kompas.com/read/2020/02/01/193400868/9-cara-ampuh-hief-suara-serak-tanpa-obat?page=all
  5. Hati-hati, 10 makanan ini bisa membuat suara parau dan batuk [Internet]. Bacaterus. 2020 [cited 5 October 2020]. Tersedia dari: https://bacaterus.com/makanan-yang-membuat-suara-serak/

Pos Radang Pita Suara, dari Penyebab hingga Pengobatan muncul pertama kali di ProSehat.

7 Hal Yang Harus Diketahui Ibu Tentang Vaksinasi HPV Anak

Hai Bunda, akhir-akhir ini semakin banyak wanita yang mengidap kanker serviks seperti Julia Perez artis Indonesia yang meninggal karena kanker ini. Banyak yang kehilangan sosoknya, termasuk keluarganya, yang harus menyerahkan tulang punggung keluarganya untuk menghadap Tuhan. Hal ini tentunya tidak diinginkan oleh siapapun, apalagi jika putri Anda mengalami hal tersebut.

Baca juga: Benarkah Keputihan Tanda Kanker Serviks?

Namun, sebagian orang belum mengetahui secara pasti bagaimana kanker serviks bisa terjadi. Hal inilah yang mendorong Kementerian Kesehatan untuk melakukan program penyuluhan dan imunisasi HPV bagi anak sekolah dasar mulai Oktober 2016. Dengan mempertimbangkan tingginya angka kejadian kanker serviks.

Kanker serviks dapat dicegah dengan pap smear atau pemeriksaan visual dengan asam asetat (IVA) sebagai bentuk deteksi dini. Namun, ini akan lebih efektif dengan vaksinasi HPV. Ibu harus mengetahui lebih banyak tentang vaksinasi HPV tidak hanya untuk ibu tetapi juga untuk bayi. Berikut 7 hal yang harus Anda ketahui tentang vaksinasi HPV anak Anda:

  1. Apakah HPV itu?

Ini tentu saja pertanyaan mendasar yang banyak diajukan orang. Human Papilloma Virus (HPV) adalah virus yang menyerang area reproduksi. Penularan ini kebanyakan melalui hubungan seksual dan virus HPV merupakan penyebab utama seseorang menderita kanker serviks (leher rahim).

HPV sendiri memiliki banyak tipe, namun ada 4 tipe yang umumnya terjadi. Tipe 6 dan 11 menyebabkan kutil kelamin, sedangkan tipe 16 dan 18 menyebabkan kanker serviks.

Baca juga: Mengapa Vaksinasi HPV Juga Dibutuhkan Untuk Anak Perempuan?

  1. Risiko Kanker Serviks

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, kanker serviks di Indonesia mencapai 330 ribu orang. Sedangkan WHO menyatakan 2 dari 10.000 wanita menderita kanker serviks dan diperkirakan 26 wanita meninggal setiap hari karena kanker serviks yang menyerang mereka.

  1. Mengapa Vaksinasi Ini Harus Diberikan Kepada Anak-Anak?

Pertanyaan ini selalu ada di benak Ibu. Mengapa vaksinasi HPV ini diberikan kepada anak saya? Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar vaksin HPV ini diberikan kepada anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan yang tidak aktif secara seksual. Untuk perlindungan maksimal dianjurkan pada usia 9-12 tahun.

Usia ini merupakan masa pra remaja dengan munculnya beberapa perubahan pada organ seksual. Untuk anak perempuan, perubahan pada mukosa atau selaput lendir di area serviks sangat rentan terkena infeksi virus.

  1. Jenis vaksin apa yang digunakan?

Ada dua jenis vaksin HPV, yaitu bivalent dan quadrivalent. Ada dua jenis bivalen yaitu HPV 16 dan 18 yang membantu mencegah kanker serviks. Sedangkan quadrivalent memiliki empat tipe HPV tipe 6, 11, 16 dan 18, tidak hanya mencegah kanker serviks tetapi juga kutil kelamin.

  1. Berapa dosis vaksin yang diberikan?

Dosis vaksin HPV yang diberikan menurut Kementerian Kesehatan diberikan sebanyak 2 kali pada usia 9-12 tahun dengan jangka waktu 0, 1 atau 2 bulan dan 6 bulan. Namun, jika dirasa anak Anda sudah melewati usia anjuran ini, maka dosisnya akan ditambah tiga kali lipat. Hal ini juga berlaku untuk wanita dewasa yang ingin melakukan vaksinasi HPV.

  1. Apa saja efek sampingnya?

Tidak ada efek samping yang serius. Namun, beberapa orang akan mengalami nyeri, mual, atau demam ringan. Ada warna kemerahan di tempat suntikan yang merupakan reaksi normal terhadap vaksinasi apapun.

Baca juga: Lindungi Gadis Dari Kanker Serviks

  1. Jika saya memiliki anak laki-laki, apakah saya perlu mendapatkan vaksin HPV?

Infeksi HPV tidak hanya menyerang wanita tapi juga pria. Meski bukan kanker serviks, kutil kelamin, kanker penis, kanker vulva atau kanker dubur yang bisa menyerang mereka. Anak laki-laki usia 9-12 tahun dianjurkan untuk mendapatkan vaksinasi HPV.

Itulah pentingnya vaksinasi HPV bagi anak. Untuk vaksinasi ini dapat dilakukan melalui Prosehat yang memiliki layanan vaksinasi di rumah. Layanan ini memiliki banyak keunggulan yaitu:

  • Produk asli terjamin
  • Diobati oleh dokter yang berlisensi profesional
  • Ada tanya jawab dengan Maya Health Assistant
  • Proses pembayaran mudah dan dapat diangsur
  • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
  • Dokter akan mendatangi lokasi sesuai dengan janji temu

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Sumber:

Winardo, Donny Sutrisno. "Kanker Serviks dan Imunisasi HPV". Diakses tanggal 29 Januari 2018
Suwito, anton. Ayolah! Cegah Kanker Serviks dengan Vaksinasi! ". Diakses tanggal 29 Januari 2018
Departemen Kesehatan. “Cegah Kanker Serviks, Siswa Kelas V di DKI Jakarta diimunisasi HPV”. Diakses tanggal 29 Januari 2018

Postingan 7 Hal yang Harus Diketahui Moms Tentang Vaksinasi HPV Anak muncul pertama kali di ProSehat.

Risiko Besar Penularan Covid-19 Selama Demonstrasi di Tengah Pandemi

Kamis, 8 Oktober 2020, sejumlah aksi unjuk rasa menentang dan menolak Omnibus Law (UU Sapu Jagat) berlangsung di sejumlah kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Palembang, dan beberapa kota di Kalimantan. Unjuk rasa yang dihadiri para pekerja, mahasiswa, dan mahasiswa ini justru berujung rusuh, dan beberapa fasilitas umum seperti halte TransJakarta dan Stasiun MRT Bundaran HI di Jakarta Pusat rusak dan terbakar. Di Bandung, fasilitas umum yang juga berada di Jalan Dago, Taman Cikapayang juga ikut terimbas. Di Surabaya, sejumlah fasilitas umum juga bernasib sama hingga membuat Wali Kota Surabaya Risma Tri Maharini marah.

demonstrasi di tengah pandemi

Baca juga: Tren Bersepeda Saat Pandemi, Apa Tipsnya?

Unjuk rasa yang memang menolak sebagian isi undang-undang yang disahkan pada Senin, 5 Oktober 2020 itu menuai keprihatinan dari para demonstran yang sebagian besar adalah buruh pabrik, terutama terkait kontrak hidup, perpanjangan jam kerja, perpendek hari libur, dan gaji akan dibatasi. Selain itu, undang-undang tersebut memberikan kemudahan bagi tenaga kerja asing untuk masuk dan juga memudahkan investor asing berinvestasi untuk pertumbuhan ekonomi. Namun, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan membantah hal tersebut dan undang-undang telah mengakomodir kepentingan pekerja melalui berbagai musyawarah dengan berbagai pihak. Konten yang diperebutkan adalah hoax dan misinterpretasi. Demonstrasi sendiri berakhir pada sore dan malam hari ketika gubernur seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo turun tangan untuk menenangkan para demonstran, berjanji akan menyuarakan aspirasinya.

Baca juga: Mengapa Covid-19 terjadi di kantor selama transisi PSBB?

Demonstrasi memang sudah berakhir. Namun yang sangat disayangkan adalah banyak fasilitas umum yang rusak dan terbakar. Padahal, fasilitas umum ini sama sekali tidak peduli. Untuk Jakarta, Gubernur Anies Baswedan menghitung biaya kerusakan berkisar Rp. 25 miliar. Selain fasilitas umum, yang sangat disayangkan adalah aksi unjuk rasa tersebut terjadi di saat wabah Corona masih merajalela, dan banyak peserta demonstrasi yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Alhasil, puluhan orang dinyatakan reaktif, seperti yang terjadi di Tangerang dan Jakarta. Bisa dikatakan, aksi demonstrasi di tengah pandemi memunculkan cluster baru penyebaran Corona. Hal ini juga mempersulit upaya untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 di Indonesia. Hingga Kamis, 8 Oktober 2020 jumlah penderita Corona di Indonesia sebanyak 321.000 orang. Artinya, ancaman penyebaran virus di tengah protes adalah nyata dan bukan hoax.

Demonstrasi sebenarnya boleh-boleh saja asalkan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti dilansir akun Instagram @pandemictalks berikut ini:

  • Menggunakan masker. Siapkan 3-4 masker jika demo berjalan seharian
  • Kenakan pelindung mata / goggle untuk mengurangi penularan virus melalui mata
  • Pertahankan jarak minimal 2 meter dengan peserta demo lainnya. Jangan main-main dengan protokol jarak ini
  • Usahakan untuk tidak berada di tengah garis demonstrasi, tetapi di ujung luar garis demonstrasi. Perhatikan juga arah angin untuk meminimalkan penyebaran melalui aerosol

Selain itu, seperti dilansir Pandemictalks, para pengunjuk rasa juga perlu memperhatikan setelah melakukan tindakan, yaitu:

  • Sesampainya di rumah, segera mandi sebelum menyentuh barang lainnya. Pakaian dan perlengkapan yang digunakan selama demonstrasi langsung dicuci
  • Disiplin menggunakan masker selama tiga minggu setelah demonstrasi di rumah. Hindari berbicara tanpa topeng dengan perumah tangga
  • Jika kondisi rumah memungkinkan banyak ruangan untuk melakukan isolasi sendiri. Pisahkan peralatan makan dan mandi dari penghuni lain.

Baca Juga: Ingin Aman Pakai Masker Saat Berolahraga? Berikut tipsnya!

Oleh karena itu, demonstrasi sebenarnya sangat berbahaya untuk dilakukan di tengah pandemi Corona yang belum diketahui kapan akan mereda. Untuk itu Sahabat Sehat senantiasa menjaga kesehatan diri dan orang lain. Supaya bisa terus terlindungi dari virus Corona selain menerapkan protokol kesehatan, jangan lupa juga ikut tes swab PCR dan rapid test di Prosehat. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Astutik Y. Puluhan Covid-19 Reaktif, Ancaman di Tengah Demonstrasi Memang Nyata [Internet]. berita. 2020 [cited 9 October 2020]. Tersedia dari: https://www.cnbcindonesia.com/news/20201008111026-4-192763/puluhan-reaktif-covid-19-ancaman-di-tengah-demo-itu- manifest
  2. Demonstrasi Sahri S. Jakarta Mengakibatkan Kerusakan Fasilitas Umum – Harian Nusa [Internet]. Nusa Daily. 2020 [cited 9 October 2020]. Tersedia di: https://nusadaily.com/metro/ker riot-demo-jakarta-akibat-kerusak-f Fasilitas-umum.html
  3. Demonstran Merusak Fasilitas Umum di Taman Dago, Bandung [Internet]. gulungan. 2020 [cited 9 October 2020]. Tersedia dari: https://kumparan.com/kumparannews/massa-pendemo-rusak-f Fasilitas-umum-di-taman-dago-bandung-1uL51Ox9YIK
  4. Risma Marah, Pengunjuk Rasa Hancurkan Fasilitas Kota [Internet]. JawaPos.com. 2020 [cited 9 October 2020]. Tersedia dari: https://www.jawapos.com/surabaya/08/10/2020/risma-marah-pendemo-rusak-f Fasilitas-kota /
  5. Menelusuri Kiprah Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Anies Baswedan, dan Risma Menghadapi Pengunjuk rasa UU Cipta Kerja – Tribunnews.com [Internet]. Tribunnews.com. 2020 [cited 9 October 2020]. Tersedia dari: https://www.tribunnews.com/nasional/2020/10/09/menilik-cara-ganjar-pranowo-ridwan-kamil-anies-baswedan-dan-risma-hface-pedemo-uu-cipta-kerja ?
  6. Masuk • Instagram [Internet]. Instagram.com. 2020 [cited 9 October 2020]. Tersedia dari: https://www.instagram.com/p/CGD70ezgk6W/

Pos Risiko Besar Penularan Covid-19 Selama Demonstrasi di Tengah Pandemi muncul pertama kali di ProSehat.

Infografis Pentingnya Vaksin Influenza untuk Pencegahan Flu di Musim Hujan

Di bawah ini merupakan infografik tentang pentingnya vaksin influenza sebagai cara mencegah diri Anda terkena flu, terutama di musim hujan.

Layanan vaksinasi flu rumah dari Prosehat ini memiliki beberapa keunggulan yaitu:

  • Produk asli terjamin
  • Diobati oleh dokter yang berlisensi profesional
  • Ada tanya jawab dengan Maya Health Assistant
  • Proses pembayaran mudah dan dapat diangsur
  • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
  • Dokter akan mendatangi lokasi sesuai dengan janji temu

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Postingan Infografis Pentingnya Vaksin Influenza untuk Pencegahan Flu di Musim Hujan muncul pertama kali di ProSehat.

Risiko Besar Penularan Covid-19 Selama Demonstrasi di Tengah Pandemi

Kamis, 8 Oktober 2020, sejumlah aksi unjuk rasa menentang dan menolak Omnibus Law (UU Sapu Jagat) berlangsung di sejumlah kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Palembang, dan beberapa kota di Kalimantan. Unjuk rasa yang dihadiri para pekerja, mahasiswa, dan mahasiswa ini justru berujung rusuh, dan beberapa fasilitas umum seperti halte TransJakarta dan Stasiun MRT Bundaran HI di Jakarta Pusat rusak dan terbakar. Di Bandung, fasilitas umum yang juga berada di Jalan Dago, Taman Cikapayang juga ikut terimbas. Di Surabaya, sejumlah fasilitas umum juga bernasib sama hingga membuat Wali Kota Surabaya Risma Tri Maharini marah.

demonstrasi di tengah pandemi

Baca juga: Tren Bersepeda Saat Pandemi, Apa Tipsnya?

Unjuk rasa yang memang menolak sebagian isi undang-undang yang disahkan pada Senin, 5 Oktober 2020 itu menuai keprihatinan dari para demonstran yang sebagian besar adalah buruh pabrik, terutama terkait kontrak hidup, perpanjangan jam kerja, perpendek hari libur, dan gaji akan dibatasi. Selain itu, undang-undang tersebut memberikan kemudahan bagi tenaga kerja asing untuk masuk dan juga memudahkan investor asing berinvestasi untuk pertumbuhan ekonomi. Namun, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan membantah hal tersebut dan undang-undang telah mengakomodir kepentingan pekerja melalui berbagai musyawarah dengan berbagai pihak. Konten yang diperebutkan adalah hoax dan misinterpretasi. Demonstrasi sendiri berakhir pada sore dan malam hari ketika gubernur seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo turun tangan untuk menenangkan para demonstran, berjanji akan menyuarakan aspirasinya.

Baca juga: Mengapa Covid-19 terjadi di kantor selama transisi PSBB?

Demonstrasi memang sudah berakhir. Namun yang sangat disayangkan adalah banyak fasilitas umum yang rusak dan terbakar. Padahal, fasilitas umum ini sama sekali tidak peduli. Untuk Jakarta, Gubernur Anies Baswedan menghitung biaya kerusakan berkisar Rp. 25 miliar. Selain fasilitas umum, yang sangat disayangkan adalah aksi unjuk rasa tersebut terjadi di saat wabah Corona masih merajalela, dan banyak peserta demonstrasi yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Alhasil, puluhan orang dinyatakan reaktif, seperti yang terjadi di Tangerang dan Jakarta. Bisa dikatakan, aksi demonstrasi di tengah pandemi memunculkan cluster baru penyebaran Corona. Hal ini juga mempersulit upaya untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 di Indonesia. Hingga Kamis, 8 Oktober 2020 jumlah penderita Corona di Indonesia sebanyak 321.000 orang. Artinya, ancaman penyebaran virus di tengah protes adalah nyata dan bukan hoax.

Demonstrasi sebenarnya boleh-boleh saja asalkan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti dilansir akun Instagram @pandemictalks berikut ini:

  • Menggunakan masker. Siapkan 3-4 masker jika demo berjalan seharian
  • Kenakan pelindung mata / goggle untuk mengurangi penularan virus melalui mata
  • Pertahankan jarak minimal 2 meter dengan peserta demo lainnya. Jangan main-main dengan protokol jarak ini
  • Usahakan untuk tidak berada di tengah garis demonstrasi, tetapi di ujung luar garis demonstrasi. Perhatikan juga arah angin untuk meminimalkan penyebaran melalui aerosol

Selain itu, seperti dilansir Pandemictalks, para pengunjuk rasa juga perlu memperhatikan setelah melakukan tindakan, yaitu:

  • Sesampainya di rumah, segera mandi sebelum menyentuh barang lainnya. Pakaian dan perlengkapan yang digunakan selama demonstrasi langsung dicuci
  • Disiplin menggunakan masker selama tiga minggu setelah demonstrasi di rumah. Hindari berbicara tanpa topeng dengan perumah tangga
  • Jika kondisi rumah memungkinkan banyak ruangan untuk melakukan isolasi sendiri. Pisahkan peralatan makan dan mandi dari penghuni lain.

Baca Juga: Ingin Aman Pakai Masker Saat Berolahraga? Berikut tipsnya!

Oleh karena itu, demonstrasi sebenarnya sangat berbahaya untuk dilakukan di tengah pandemi Corona yang belum diketahui kapan akan mereda. Untuk itu Sahabat Sehat senantiasa menjaga kesehatan diri dan orang lain. Supaya bisa terus terlindungi dari virus Corona selain menerapkan protokol kesehatan, jangan lupa juga ikut tes swab PCR dan rapid test di Prosehat. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Astutik Y. Puluhan Covid-19 Reaktif, Ancaman di Tengah Demonstrasi Memang Nyata [Internet]. berita. 2020 [cited 9 October 2020]. Tersedia dari: https://www.cnbcindonesia.com/news/20201008111026-4-192763/puluhan-reaktif-covid-19-ancaman-di-tengah-demo-itu- manifest
  2. Demonstrasi Sahri S. Jakarta Mengakibatkan Kerusakan Fasilitas Umum – Harian Nusa [Internet]. Nusa Daily. 2020 [cited 9 October 2020]. Tersedia di: https://nusadaily.com/metro/ker riot-demo-jakarta-akibat-kerusak-f Fasilitas-umum.html
  3. Demonstran Merusak Fasilitas Umum di Taman Dago, Bandung [Internet]. gulungan. 2020 [cited 9 October 2020]. Tersedia dari: https://kumparan.com/kumparannews/massa-pendemo-rusak-f Fasilitas-umum-di-taman-dago-bandung-1uL51Ox9YIK
  4. Risma Marah, Pengunjuk Rasa Hancurkan Fasilitas Kota [Internet]. JawaPos.com. 2020 [cited 9 October 2020]. Tersedia dari: https://www.jawapos.com/surabaya/08/10/2020/risma-marah-pendemo-rusak-f Fasilitas-kota /
  5. Menelusuri Kiprah Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Anies Baswedan, dan Risma Menghadapi Pengunjuk rasa UU Cipta Kerja – Tribunnews.com [Internet]. Tribunnews.com. 2020 [cited 9 October 2020]. Tersedia dari: https://www.tribunnews.com/nasional/2020/10/09/menilik-cara-ganjar-pranowo-ridwan-kamil-anies-baswedan-dan-risma-hface-pedemo-uu-cipta-kerja ?
  6. Masuk • Instagram [Internet]. Instagram.com. 2020 [cited 9 October 2020]. Tersedia dari: https://www.instagram.com/p/CGD70ezgk6W/

Pos Risiko Besar Penularan Covid-19 Selama Demonstrasi di Tengah Pandemi muncul pertama kali di ProSehat.

Scroll to top