rentalambulance.life

Sahabat Sehat, perubahan cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat Sahabat Sehat perlu mewaspadai demam berdarah. Demam berdarah biasanya muncul sebelum pergantian musim dan seringkali menimbulkan kejadian luar biasa di beberapa daerah.

fase demam berdarah

Baca Juga: Perbedaan Antara Demam Biasa dan Demam Berdarah Dengue serta Pencegahannya

Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, ditandai dengan demam tinggi hingga 400 Celcius yang bisa bertahan selama 2-7 hari. Nah Sahabat Sehat yuk kenali fase-fase demam berdarah agar lebih waspada di rumah.

Fase Demam Berdarah Dengue

Fase Demam

Demam berdarah fase pertama diawali dengan demam tinggi yang mencapai 39-400 Celcius dan bisa disertai keluhan lain seperti mual, muntah, nyeri sendi, sakit kepala dan ruam kemerahan pada kulit. Fase demam bisa berlangsung dari hari pertama hingga ketiga setelah terinfeksi virus dengue.

Fase Kritis

Fase kritis berlangsung dari hari ketiga hingga kelima setelah terinfeksi virus dengue. Sahabat Sehat perlu waspada karena kondisinya cenderung terlihat lebih baik, namun pada fase ini juga bisa terjadi kebocoran plasma yang ditandai dengan muntah terus menerus, mimisan, hati membesar atau sakit perut yang tak tertahankan.

Fase Penyembuhan

Fase penyembuhan umumnya terjadi 5-7 hari setelah terinfeksi virus dengue. Pada fase ini demam sudah turun, namun terkadang bisa saja mengalami demam kembali walaupun tidak setinggi sebelumnya, sehingga fase penyembuhannya seperti pelana kuda.

Selain itu, selama fase penyembuhan, ruam merah yang muncul hampir merata di seluruh tubuh (disebut ruam penyembuhan) dan bisa hilang dengan sendirinya.

Penanganan Demam Berdarah Dengue

Sahabat Sehat, tiga fase demam berdarah dapat ditangani sebagai berikut:

Fase Demam

Pada fase demam penanganannya cukup sederhana yaitu dengan meminum air yang cukup untuk mencegah dehidrasi yang bisa membuat tubuh lemas. Teman sehat sebaiknya mengkonsumsi 2,5 liter air dan minum obat penurun demam sesuai anjuran dokter.

Fase Kritis

Pada fase kritis, Sahabat Sehat disarankan untuk melakukan pemeriksaan darah di laboratorium untuk mengetahui lebih lanjut kondisi tubuh.

Produk Terkait: Periksa Lab

Pengobatan pada fase kritis dapat dilakukan di rumah sakit untuk menstabilkan tubuh dan mencegah komplikasi akibat demam berdarah, seperti kekurangan cairan tubuh, kebocoran pembuluh darah yang dapat mengakibatkan perdarahan hebat, kerusakan organ hingga kematian.

Baca Juga: Cara Mengatasi Demam Pasca Vaksin Covid-19

Fase Penyembuhan

Pengobatan pada fase penyembuhan dapat dilakukan dengan mengkonsumsi air yang cukup, makanan tinggi protein, buah dan sayur, serta istirahat yang cukup.

Nah, itulah fase demam berdarah beserta penanganannya yang perlu diketahui Sahabat Sehat agar dapat membantu Sahabat Sehat dalam menangani demam berdarah.

Baca juga: 7 anjuran asupan makanan saat anak demam

Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan saat di rumah, Sahabat Sehat dapat berkonsultasi online dengan dokter 24 jam di Prosehat. Untuk informasi lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Media K. Mengenali Fase Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Cara Penanganannya. Halaman semua – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 22 April 2021]. Tersedia dari: https://health.kompas.com/read/2020/01/29/180100268/kenali-fase-demam-berdarah-dbd-dan-cara-panganannya?page=all
  2. Media K. Pentingnya Gerakan 3M Cegah Demam Berdarah Dengue Page all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 22 April 2021]. Tersedia dari: https://health.kompas.com/read/2020/02/05/133100368/pentingnya- Moves-3m-untuk- Cegah-demam-berdarah? Page = all
  3. Penanganan Demam Berdarah Dengue sesuai dengan Tahap DBD [Internet]. gaya hidup. 2021 [cited 22 April 2021]. Tersedia dari: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20191024150235-255-442553/panganan-demam-berdarah-sesuai-dengan-fase-dbd

Pos Harus Diketahui! Kenali Fase Demam Berdarah dan Pengobatannya muncul pertama kali di ProSehat.

Leave a Reply