rentalambulance.life

Jumlah kebutuhan vaksin Covid-19 di Indonesia sebenarnya mencapai 181,5 juta orang. Jumlah ini berasal dari jumlah penduduk Indonesia sebanyak 269,6 juta jiwa, dengan rincian jumlah penduduk usia 18 tahun ke atas yang mendapat vaksinasi sebanyak 188,7 juta jiwa, dan sisanya 7,2 juta jiwa merupakan kelompok eksklusi yaitu ibu hamil. , terekspos. Covid, dan komorbid yang tidak terkontrol.

kebutuhan vaksin Covid-19 di Indonesia

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia dan Cara Mendapatnya

Jumlah penduduk Indonesia untuk kebutuhan sehari-hari kekebalan kawanan mencapai 181.554.465 orang. Petugas kesehatan dan petugas layanan publik akan mendapat prioritas sebagai pihak pertama yang divaksinasi. Selebihnya adalah orang yang rentan tertular virus dan orang lain yang berusia 18-59 tahun. Baik petugas kesehatan maupun petugas layanan publik akan mulai divaksinasi pada gelombang 1 yaitu Januari-April 2021 dan sisanya kelompok pada gelombang 2 yaitu pada April 2021 hingga Maret 2022.

Jumlah kelompok yang divaksinasi adalah sebagai berikut:

  • Tenaga Kesehatan: 1,3 juta orang, tersebar di 34 provinsi
  • Petugas layanan publik: 17,4 juta
  • Orang yang rentan terhadap infeksi: 63,9 juta orang
  • Komunitas lainnya: 77,4 juta jiwa

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Sudah Berakhir?

Diperkirakan lansia yang tidak diperbolehkan menerima vaksin Covid-19 akan mendapatkan vaksinasi. Kemudian, sekitar 21,5 juta lansia di Indonesia juga kemungkinan akan divaksinasi. Kelompok ini akan divaksinasi jika mendapat informasi tentang keamanan vaksin yang digunakan. Selain lansia, penderita penyakit penyerta yang terkendali juga diperbolehkan untuk mendapatkan vaksinasi tetapi harus menunggu rekomendasi dari para ahli.

Terkait ketersediaan vaksin, jumlah dosis yang diperoleh akan mencukupi hingga triwulan I 2022. Total kebutuhannya adalah 426.800.000, dan berasal dari vaksin Corona yang pengadaannya sudah diatur dalam Peraturan Kementerian Kesehatan sebelumnya tentang vaksin dari perusahaan yang ditunjuk. seperti Sinovac, AstraZeneca, dan Pfizer. Sejauh ini, Sinovac telah hadir pada Desember 2020, sedangkan AstraZeneca dan Pfizer diharapkan tiba di Indonesia pada kuartal 2021-2022 dan kuartal 3 2021 serta kuartal 1 2022.

Strategi penanganan Covid-19 pasca liburan yang jumlahnya semakin banyak memerlukan intervensi khusus dari pemerintah pusat di 6 wilayah yang cukup rawan terkena virus ini, yakni Bandung, Sleman, Jakarta, Jember, Semarang, dan Makassar. Intervensi khusus ini berupa langkah antisipatif seperti optimalisasi rumah sakit pemerintah dan swasta serta pendirian rumah sakit darurat di lapangan apabila rumah sakit rujukan sudah penuh.

Baca Juga: Mengapa Vaksin Itu Baik dan Diperlukan, Serta Cara Vaksinasi Di Rumah?

Itu semua menyangkut kebutuhan jumlah vaksin dan ketersediaannya bagi penduduk Indonesia. Ayo Sahabat Sehat jangan ragu untuk divaksinasi ketika pemerintah telah mencanangkan vaksinasi Covid-19 secara masal karena vaksin itu baik dan perlu, serta bisa melindungi teman dan lingkungannya sehingga penyebaran Covid-19 bisa lebih luas. mudah diminimalkan melalui pencegahan ini. Sambil menunggu vaksinasi, mari terus terapkan perilaku 3M dan PHBS, dan jangan lupa lakukan deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya cukup mudah, Anda bisa mengaksesnya melalui website atau aplikasi kemudian pilih Pelayanan kesehatan dan klik Tes Cepat Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

Materi Konferensi Pers Penanganan Covid-19 29 Desember 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2020.

Pasca Jumlah kebutuhan vaksin Covid-19 di Indonesia sebanyak 181,5 juta orang muncul pertama kali di ProSehat.

Leave a Reply