rentalambulance.life

Memahami Mutasi Virus Corona

Baru-baru ini, banyak negara telah melaporkan kasus baru virus Corona. Ahli Mikrobiologi Universitas Padjadjaran, Dr. Mia Miranti, M.P mengatakan bahwa virus corona merupakan kelompok virus RNA. RNA adalah salah satu jenis asam nukleat yang mencirikan virus sebagai makhluk hidup.

mutasi virus Corona, mutasi virus covid-19

Baca Juga: Panduan Gizi Macam Apa untuk Mencegah Corona?

Hasil penelitian juga menyebutkan bahwa virus RNA lebih rentan terhadap mutasi. Dinyatakan, virus Corona sebenarnya sudah sering mengalami mutasi. Mutasi dilakukan untuk beradaptasi dengan sel inang. Sejak awal munculnya virus Corona di Wuhan, China, sebenarnya sudah mengalami mutasi, sehingga bisa bertahan pada temperatur yang berbeda.

Saat menyebar ke Iran dan kawasan Timur Tengah, diperkirakan virus tersebut telah mengalami mutasi yang memungkinkan virus bertahan di suhu panas. Virus Corona di Indonesia sendiri telah bermutasi, menurut laporan dari Eijkman Institute, virus Corona di Indonesia telah regangan yang berbeda dengan virus di Wuhan.

Mutasi Viral Ganda

  • Varian Virus Corona B.1.1.7

Varian virus corona B.1.1.7 ini pertama kali terdeteksi di Inggris. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah memperingatkan kemunculannya regangan virus korona inilah yang dapat memperburuk pandemi. Dilaporkan lebih dari 300 kasus Covid-19 dengan varian baru virus corona ini ditemukan di 28 negara bagian. Mutasi virus Corona ini memudahkan varian baru untuk masuk ke dalam sel tubuh manusia. Namun, para ilmuwan telah meyakinkan banyak orang bahwa sistem kekebalan manusia dapat melawan dan menangani virus korona B.1.1.7 varian Inggris ini dengan menerapkan protokol kesehatan.

  • Varian Virus Corona B.1.351

Varian virus korona yang satu ini terdeteksi di Afrika Selatan atau biasa dikenal dengan strain 501Y.V2. Virus ini pertama kali dilaporkan di Amerika Serikat. Beberapa hari kemudian, varian virus ini juga ditemukan di Maryland. Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), regangan Coronavirus Afrika Selatan telah menyebar di lebih dari 30 negara. Varian yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan telah menyebar dengan cepat ke luar Afrika Selatan dan kemungkinan besar akan beredar di sejumlah negara Afrika. Dengan pola mutasi yang berbeda, tampaknya virus ini lebih banyak menyebabkan perubahan fisik pada struktur protein paku, yaitu bagian virus yang menginfeksi sel inang.

Produk Terkait: Uji Korona

  • Varian Virus Corona P.1

Varian mutasi dari virus SARS-CoV-2 dengan varian baru juga terdeteksi di Brasil. Varian ini diduga memicu lonjakan penyebaran virus Corona di Brasil. Varian ini juga dikabarkan telah masuk ke Minnesota, yang terdeteksi sejak Januari lalu. Varian virus mutasi E484K baru ditemukan pada 42 persen spesimen dalam survei yang dilakukan di kota Manaus, Amazon, Brasil. Bahkan, pejabat Jepang juga menemukan varian yang sama, ditemukan pada empat pemudik yang berasal dari Brasil. Munculnya virus Corona yang bermutasi ini tentunya menimbulkan kekhawatiran akan potensi penularan, atau kecenderungan penularan pada setiap orang.

  • Varian Virus Corona L452R

Varian virus Corona jenis ini terlihat di California serta di berbagai negara Amerika Serikat lainnya. Para ahli sendiri belum mengetahui tentang varian baru ini. Tampaknya masih banyak penelitian yang harus dilakukan untuk menunjukkan apakah virus Corona varian ini dapat meningkatkan penyebaran virus atau tidak. Pasalnya, saat ini Amerika Serikat memiliki lebih dari 25 juta kasus Covid-19 dan lebih dari 430.000 kematian. Namun, Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan Universitas Washington sekarang mulai memasukkan varian virus baru ini ke dalam proyeksinya. Tindakan pencegahan diperlukan untuk mencegah penyebaran, dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Protokol Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Tempat Kerja

Dampak Mutasi Virus bagi Indonesia

Jika varian baru mutasi virus Corona menyebar di Indonesia, diperkirakan dampaknya akan semakin memperburuk kondisi pandemi di Tanah Air. Hal ini tentunya menjadi perhatian banyak orang. Pasalnya, kapasitas rumah sakit tersebut sudah ada kelebihan beban.

Menurut Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro, dengan ditemukannya varian baru virus tersebut, ancaman Covid-19 di Indonesia tidak boleh dianggap remeh. Meski belum ada bukti bahwa varian baru virus Corona telah menyebar di Indonesia, dua negara tetangga seperti Australia dan Singapura telah mendeteksi varian baru. Intinya, seluruh masyarakat Indonesia harus mulai lebih berhati-hati.

Saran WHO dan CDC

WHO dan CDC telah mengeluarkan saran terkait temuan beberapa varian baru virus Corona. Antara lain, perhatian diberikan pada kemungkinan penurunan kinerja tes PCR yang menargetkan gen virus S. Kemudian, studi epidemiologi dan virologi harus dilakukan mengenai pengaruh mutasi virus terhadap perubahan fungsi virus, dalam hal kemampuan virus untuk menginfeksi dan menyebabkan penyakit. Dan terakhir, disarankan untuk meningkatkan Pengurutan Genom Utuh (WGS) secara rutin melawan virus SARS-CoV-2, dan membagikan data WGS secara internasional jika ditemukan mutasi virus yang sama.

Baca Juga: Perilaku 5 Juta, Cara Tepat dan Efektif Minimalkan Penyebaran Covid-19

Nah, Sahabat Sehat sudah paham tentang mutasi virus Corona kan? Makanya mulai sekarang jangan mengendurkan protokol kesehatan ya. Terus aplikasikan 5M yaitu pakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, kurangi mobilitas, jauhi keramaian. Hal ini dapat mencegah Sahabat Sehat terhindar dari berbagai virus. Juga jangan lupa untuk mendeteksi tes Corona lebih awal di Prosehat. Caranya mudah, teman-teman bisa mengakses lewat aplikasi dan website lalu pilih Pelayanan kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi

  1. Universitas Padjadjaran. 2021. Mengapa Virus Corona Bisa Bermutasi? Demikian penjelasannya – Universitas Padjadjaran. [online] Tersedia di: https://www.unpad.ac.id/2020/12/mengapa-virus-corona-bisa-bermutati-penjasannya [Accessed 13 February 2021].
  2. Media, K., 2021. Yang Perlu Kita Ketahui Tentang Mutasi Virus Corona Page all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Tersedia di: https://health.kompas.com/read/2021/01/13/140000568/yang-perlu-kita-tahu-tentang-mutation-virus-corona?page=all [Accessed 13 February 2021].
  3. Media, K., 2021. Varian Baru Virus Corona Terus Muncul, Ini 4 Mutasi Virus yang Diketahui Halaman Semua – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Tersedia di: https://www.kompas.com/sains/read/2021/02/01/162700723/varian-baru-virus-corona-terus-bermuncul-ini-4-mutation-virus-yang?page=all [Accessed 13 February 2021].
  4. Media, K., 2021. Menristek Jelaskan Mutasi Virus Corona dan Dampaknya Jika Menyebar di Indonesia Page all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Tersedia di: https://www.kompas.com/tren/read/2020/12/31/063000265/menristek-jelas-mutation-virus-corona-dan-dampak-jika-menyebar-di?page=all [Accessed 13 February 2021].

Postingan Mutasi Virus Corona yang Perlu Diketahui Teman muncul pertama kali di ProSehat.

Leave a Reply