rentalambulance.life

Anda mungkin sudah tahu bahwa penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi untuk penyakit jantung. Risiko stroke dan penyakit jantung koroner, termasuk serangan jantung pada penderita diabetes dari semua jenis memang tinggi. Namun, ini bahkan lebih besar pada diabetisi tipe 2. Penyakit jantung menempati urutan pertama dalam penyakit yang menyebabkan kematian pada orang dengan diabetes tipe 2.

Diabetes adalah penyakit kronis yang memiliki banyak komplikasi. Salah satu komplikasi diabetes adalah serangan pembuluh darah besar dan kecil. Setiap organ dalam tubuh kita memiliki pembuluh darah, sehingga penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi di semua organ. Terutama organ vital, seperti jantung, otak, ginjal hingga organ kecil seperti mata, jari kaki hingga organ vital pada pria.

Bagaimana diabetes terkait dengan jantung? Kita tahu bahwa penyakit jantung koroner adalah penyakit dengan angka kematian yang tinggi. Beberapa faktor risiko yang banyak dikenal orang adalah kolesterol tinggi, obesitas, dan akhirnya diabetes mellitus.

Baca Juga: 5 Tanda Diabetes dan Diabetes

Pada diabetes yang melibatkan penyakit jantung, arteri koroner adalah targetnya. Dengan demikian, diabetes dapat merusak arteri koroner. Jadi tanpa faktor risiko berupa peningkatan kolesterol, diabetes itu sendiri dapat membuat pembuluh darah tersumbat, menyebabkan serangan jantung. Harus diingat bahwa penyakit jantung koroner adalah penyebab kematian nomor dua di Indonesia.

Diabetes dapat meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung koroner 2 hingga 4 kali lipat dari kondisi normal, meningkatkan risiko gagal jantung 2 hingga 5 kali lipat dari normal, dan meningkatkan risiko stroke 2 hingga 4 kali lipat dari kondisi normal .

Gejala penyakit jantung yang harus kita waspadai adalah rasa sakit di dada, lengan, bahu, leher, rahang dan juga punggung serta sesak napas. Jika seorang teman mengalami hal ini, maka segera pergi ke rumah sakit terdekat untuk perawatan cepat sehingga tidak berdampak buruk di masa depan.

Nah, penting bagi kita untuk menyadari bahwa mengendalikan gula dan diabetes adalah salah satu faktor terpenting dalam pencegahan penyakit jantung koroner. Faktor risiko terpenting yang harus dikontrol pada pasien yang menderita diabetes atau prediabetes adalah penurunan berat badan. Selain itu, mengubah gaya hidup menjadi sehat seperti pemeriksaan kesehatan berkala, konsumsi makanan sehat yang kaya sayuran dan buah-buahan, serta memperbanyak aktivitas fisik dan olahraga. Melakukan olahraga selama 30 menit setiap hari selama 5 kali seminggu atau 150 jam seminggu dapat mengurangi risiko diabetes mellitus hingga 58%.

Baca Juga: 8 Fakta Melawan Diabetes

Apa saja tanda-tanda awal serangan jantung?

Tanda awal serangan jantung adalah nyeri di dada kiri, nyeri dada terbesar yang pernah dirasakan dan kuncinya adalah nyeri biasanya menjalar ke lengan dan tidak bisa menunjuk ke posisi nyeri. Biasanya disertai mual, muntah dan keringat dingin.

Apa yang harus dilakukan oleh penderita diabetes untuk menghindari penyakit jantung?

Pada penderita diabetes, pemeriksaan gula darah rutin, konsumsi obat anti-diabetes menurut saran dokter dan menjaga berat badan ideal adalah beberapa cara untuk menghindari penyakit jantung.

instal aplikasi prosehat

Pos Nyeri Gula Membuat Sakit Hati muncul pertama kali ProSehat.

Leave a Reply