sewa ambulance

Latest News

Rangkuman Pekan Ketat PSBB di DKI Jakarta

Sudah seminggu PSBB diberlakukan kembali secara ketat di Jakarta, menyusul peningkatan jumlah penderita COVID-19 dan terbatasnya fasilitas pelayanan kesehatan untuk merawat pasien.1 Namun, dalam pelaksanaan sepekan ini, apakah benar PSBB yang dicanangkan Gubernur Anies Baswedan itu berjalan sesuai dengan pedoman dan protokol kesehatan berdasarkan Pergub Nomor 88 Tahun 2020?

PSB ketat di DKI Jakarta, PSB ketat di Jakarta, seminggu PSB ketat di DKI Jakarta

Baca Juga: PSBB Ketat di Jakarta, Poin yang Perlu Diketahui

Berdasarkan hasil yang diperoleh Prosehat dari berbagai sumber, PSBB yang diterapkan secara ketat di Jakarta untuk menekan jumlah penderita COVID-19 selama masa Transisi PSBB belum benar-benar berjalan dengan ketat. Pasalnya, ternyata masih banyak orang yang berkumpul dan berkumpul di beberapa titik. Hal tersebut terlihat dari keramaian di pasar ikan hias Jatinegara atau Pasar Mester. Tampaknya protokol kesehatan tidak dijalankan, seperti menjaga jarak, meski sebagian besar sudah memakai masker.2 Namun, masih banyak orang yang menggunakan masker yang tidak disarankan, seperti masker scuba dan buff.

Selain massa, juga banyak pelanggaran yang dilakukan warga DKI selama berlangsungnya PSBB. Tercatat, dari 14 September hingga 17 September 2020, sebanyak 13.000 warga DKI divonis menyapu jalan karena melanggar aturan di PSBB. Selain kena sanksi sosial, seperti menyapu jalan, sebagian warga DKI lebih memilih membayar denda administratif. Pelanggaran lain yang kerap dilakukan adalah tidak memakai topeng, meski Anda sendirian di dalam mobil.3

Seminggu setelah diberlakukannya PSBB yang ketat di DKI Jakarta juga menunjukkan tidak semua fasilitas umum di ibu kota ditutup. Hal ini terlihat di kawasan Gelora Bung Karno atau GBK yang masih membuka area ring di sekitar stadion, meski hanya dibuka untuk lari dan lari. jogging, dan bukan untuk bersepeda.4 Pada Minggu, 20 September, kawasan di sekitar GBK, seperti Jalan Jenderal Sudirman masih ramai dikunjungi warga untuk berolahraga yang sebagian besar bersepeda. Padahal, instruksi gubernur menyebutkan, olahraga sebaiknya dilakukan di area sekitar rumah.6

Lalu bagaimana dengan bidang lainnya?

Untuk perkantoran, Pemprov DKI telah menutup sementara 23 kantor hingga hari keempat pelaksanaan PSBB. Penyebab penutupan selain melanggar protokol kesehatan, terdapat 14 perusahaan yang ditutup karena salah satu karyawannya terpapar COVID-19. Adapun rincian kantor yang ditutup adalah 6 di Jakarta Barat, 3 di Jakarta Selatan dan Utara, 1 di Jakarta Timur dan Pusat. Untuk tempat ibadah menurut aturannya, tempat ibadah harus ditutup jika tempat ibadah tersebut merupakan tempat ibadah yang besar atau besar terletak di pinggir jalan raya dan jemaah bisa datang dari mana saja. Beberapa masjid besar seperti Istiqlal dan Al Azhar terlihat tutup, begitu pula Masjid Fatahillah di Balaikota DKI. Untuk tempat peribadatan non muslim, seperti Gereja Katedral, masih mengadakan misa on line.5

Baca juga: Mengapa Covid-19 terjadi di kantor selama transisi PSBB?

Pasalnya, PSBB di Jakarta kembali seperti semula pada awal pandemi, tempat wisata di ibu kota yang dikelola Pemprov DKI Jakarta juga ditutup, seperti Taman Impian Jaya Ancol dan Monas. Hal ini tentunya membuat banyak warga ibu kota mengalihkan rekreasi mereka ke kawasan penyangga, seperti Depok, Bogor, dan Bekasi. Apalagi, Pemprov juga sudah meniadakan SIKM yang masuk dan keluar Jakarta. Pengalihan ini membuat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara lisan melarang warga Jakarta pergi ke Jawa Barat. Larangan tersebut juga terlihat dari tindakan aparat keamanan yang menjaga secara ketat pintu masuk kawasan Puncak. Tidak semua boleh masuk dan diminta kembali ke Jakarta.8

Namun, apakah pelarangan dan penegakan pelanggaran tersebut akan berdampak baik dalam menurunkan tingkat penderita COVID-19 di Jakarta?

Hingga 23 September, jumlah penderita virus dari Wuhan telah mencapai 65.687 kasus, dengan rincian 51.494 meninggal dan 1.628 pulih. Angka ini juga selaras dengan tingkat kepositifan penderita COVID-19 di Jakarta yang angkanya mencapai 13,2%, dan melebihi standar WHO yaitu 5%. Seminggu pelaksanaan PSBB di Jakarta belum juga menuai hasil yang menggembirakan sehingga ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.7

Nah, karena gambaran PSBB di DKI Jakarta seperti itu belum memberikan efek yang memuaskan akibat kurangnya kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan dan pengabaian aturan yang telah ditetapkan, untuk dapat membantu pemerintah mengurangi jumlah penderita virus. , Sahabat Sehat harus terus menerapkan protokol ini. protokol kesehatan, seperti 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak saat berada di keramaian.

Baca Juga: Jangan Remehkan Masker dan Tips Nyaman Memakainya

Selain itu tetap di rumah dan jangan keluar rumah jika tidak ada hal yang mendesak. Jika ingin melakukan tes COVID-19, seperti rapid test dan PCR swab, bisa langsung saja dilakukan di rumah dengan menghubungi Prosehat. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Ikhsanudin A. Seminggu PSBB DKI Jakarta ketat, Ahli: Belum ada yang berubah [Internet]. Detik News. 2020 [cited 21 September 2020]. Tersedia dari: https://news.detik.com/berita/d-5181183/seminggu-dki-jakarta-psbb-ketat-pakar-belum-ada-per Ubah
  2. Sancaya R. Potret Warga Ramai di Pasar Ikan Hias Jatinegara saat PSBB [Internet]. Detik News. 2020 [cited 21 September 2020]. Tersedia dari: https://news.detik.com/foto-news/d-5180700/potret-warga-berkerumun-di-pasar-ikan-hias-jatinegara-saat-psbb
  3. 13 Ribu Orang di Jakarta Dihukum Sapu Jalan Karena Melanggar PSBB [Internet]. gulungan. 2020 [cited 21 September 2020]. Tersedia dari: https://kumparan.com/kumparannews/13-ribu-orang-di-jakarta-dihukum-menyapu-jalan-karena-langgar-psbb-1uDuFlC9PHq/full
  4. Media K. Tetap Buka Saat PSBB Total DKI Jakarta, Kawasan GBK Sepi Pengunjung [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 21 September 2020]. Tersedia dari: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/09/20/13320101/tetap-buka-saat-psbb-total-dki-jakarta-kamatan-gbk-sepi-pengunjung
  5. Azahra T. PSBB Ketat Jakarta, Aktivitas Olahraga Masih Ramai di Kawasan Sudirman [Internet]. Detik News. 2020 [cited 21 September 2020]. Tersedia dari: https://news.detik.com/berita/d-5180339/psbb-ketat-jakarta-aktivity- Sports-masih-ramai-di-kawasan-sudirman
  6. Nafian M. Masjid Fatahillah, Balaikota DKI Tidak Adakan Sholat Jum'at Saat PSBB [Internet]. Detik News. 2020 [cited 21 September 2020]. Tersedia dari: https://news.detik.com/berita/d-5178115/masjid-fatahillah-balai-kota-dki-tak-gelar-salat-jumat-selama-psbb
  7. PSBB, Ridwan Kamil Larang Warga Jakarta Berwisata ke Jawa Barat [Internet]. KOMPAS.tv. 2020 [cited 21 September 2020]. Tersedia dari: https://www.kompas.tv/article/109410/psbb-ridwan-kamil-larang-warga-jakarta-bwisata-ke-jawa-barat
  8. Update Silaban M. Corona Jakarta: Penderita Covid-19 Positif Meningkat 1.079 Orang [Internet]. Tempo. 2020 [cited 21 September 2020]. Tersedia dari: https://metro.tempo.co/read/1388311/update-corona-jakarta-pasien-positif-covid-19-bertambah-1-079-orang

Postingan Ringkasan Akhir Pekan Ketat PSBB di DKI Jakarta muncul pertama kali di ProSehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top